Cerita Papua
Mengenal Tradisi Bubigi: Spirit Komunal di Balik Ritual Memasak Paling Purba di Tanah Papua
Bubigi bukanlah sekadar metode emasak, melainkan sebuah ritual komunal yang telah diwariskan turun-temurun selama ratusan tahun.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tekanan arus modernitas takmenyurutkan niat generasi muda Papua melestarikan tradisinya.
Di tanah terberkati itu, waktu seolah membeku setiap kali batu sungai diangkat dan api unggun dinyalakan.
Di Papua Tengah, adalah tradisi Bakar Batu yang dikenal dengan nama Bubigi.
Bubigi bukanlah sekadar metode memasak, melainkan sebuah ritual komunal yang telah diwariskan turun-temurun selama ratusan tahun.
Sebagaimana dikisahkan oleh Chef Charles Toto, "The Jungle Chef," tradisi ini hanya muncul dalam momen-momen sakral; janji pernikahan, penobatan kepala suku, atau perayaan besar yang menyatukan seluruh marga.
Bubigi adalah bahasa persatuan yang dimasak di atas bara paling purba.
"Untuk bakar batu sendiri, biasanya hanya dilakukan di acara-acara pelantikan kepala suku dan pernikahan," tutur Chef Charles Toto “The Jungle Chef” dari Papua, usai Cooking Experience Hangi X Bubigi di Sekolah Seniman Pangan Bekasi, Rabu (10/12/2025).
Baca juga: Umat Muslim Apenas Rayakan IdulFitri dan Makan Bersama Hasil Bakar Batu
Prosesnya dimulai dengan sepotong teater primitif. Memanaskan batu-batu hingga pijar merah.
Chef Toto menjelaskan, api sesungguhnya hanyalah perantara. Ia adalah daya yang memindahkan energi panas ke batu, kemudian menjadi inti dari 'dapur' yang sesungguhnya.
Ketika batu-batu itu mencapai suhu maksimal, lalu diturunkan ke dalam lubang tanah yang telah disiapkan, mengubah bumi menjadi oven raksasa.
Inilah esensi Bubigi. Sebuah teknik memasak bawah tanah, memanfaatkan panas batuan sebagai pengganti api yang menghanguskan.
Biasanya, masyarakat Papua menggunakan batu pecahan maupun batu sungai sebagai sumber panas dalam proses memasak Bubigi.
"Api sebenarnya menjadi faktor utama untuk memanaskan batu-batu itu sendiri. Setelah batunya panas, dimasukan ke bawah tanah," jelas Chef Toto.
Apa saja bahan makanannya?
Komposisi bahan makanan dalam Bakar Batu selalu merangkum tiga pilar kehidupan: protein, karbohidrat, dan sayuran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/I-BAKAR-BATU-Bubigi-alias-bakar-batu-teknik-memasak-tr.jpg)