Sabtu, 9 Mei 2026

Cerita Papua

Jejak Perdana Peyus Simalya di Puldama Yahukimo, dari Bantuan Natal hingga Aspirasi Pesawat Subsidi

Peyus membawa bantuan bahan makanan dan dana Natal. Perhatian yang lama dirindukan oleh masyarakat di pedalaman Yahukimo.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Istimewa
BANTUAN SOSIAL - Warga Distrik Puldama di pedalaman Yahukimo, Papua Pegunungan, menerima bantuan bahan makanan dari Kepala Distrik baru, Peyus Simalya, menjelang Natal. Warga sangat terisolasi. Mereka mengharapkan penerbangan subsisi. (dok pribadi) 

Ringkasan Berita:
  • Warga Puldama sudah terlalu lama mengalami keterisolasian wilayah.
  • Mereka memohon pengadaan pesawat subsidi untuk rute krusial Wamena–Puldama dan Dekai–Puldama.

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sebuah harapan kecil menjelang Natal, menyala di Distrik Puldama, pedalaman Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (16/5/2025),

Ini menjadi momen bersejarah bagi delapan jemaat Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Klasis Puldama.

Bagaimana tidak, Kepala Distrik yang baru dilantik, Peyus Simalya, menapaki tanah Puldama dalam kunjungan perdananya.

Kehadiran itu bukan sekadar perkenalan birokrasi, melainkan membawa sekeranjang kehangatan.

Baca juga: Kisah Ertina Hisage, Melawan Keterbatasan Infrastruktur Demi Pendidikan Anak Papua

Peyus membawa bantuan bahan makanan dan dana Natal. Perhatian yang lama dirindukan oleh masyarakat di pedalaman sana.

Sambutan hangat bercampur haru mengiringi kedatangan Peyus.

Ia menegaskan kehadirannya di tengah masyarakat adalah wujud nyata kepedulian pemerintah distrik. 

Sebuah janji yang dibawa dalam setiap langkah seorang pemimpin baru. Terlebih, di tengah penyambutan Natal.

“Saya hadir di sini untuk pertama kalinya sebagai Kepala Distrik Puldama, sekaligus mengantar bahan makanan dan dana Natal yang akan digunakan dalam perayaan Natal di delapan jemaat GIDI Klasis Puldama,” ujar Peyus.

Kalimat sederhana namun mengandung makna mendalam bagi jemaat yang akan merayakan hari suci.

Perwakilan masyarakat menyampaikan rasa terima kasih mendalam. Ungkapan jujur dan menyentuh.

Mereka bersaksi bantuan Natal, baik berupa bahan makanan maupun dana, adalah sesuatu yang telah absen selama bertahun-tahun.

Perhatian kecil dari pemimpin baru ini seolah menjadi penawar rindu, menegaskan bahwa mereka tidak dilupakan dalam setiap perputaran roda pemerintahan.

Warga menganggap Natal kali ini akan terasa lebih bermakna.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved