Senin, 4 Mei 2026

Wapres Kunjungi Papua

Gibran Batal Mendarat di Tengah Ancaman Peluru Pemberontak Yahukimo Papua Pegunungan

Sepanjang 2025, Kabupaten Yahukimo menjadi daerah dengan tingkat kekerasan tertinggi dari TPNPB-OPM atau kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Tayang:
Tribun-Papua.com/Istimewa
WAPRES KE PAPUA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyambangi Sekolah Rakyat Menengah Atas 41 di Ibdi, Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). Tampak WAmendagri Ribka Haluk mendampingi Wapres. (dok. Kemendagri) 

Ringkasan Berita:
  • Bayang-bayang maut menyertai rencana kunjungan ini setelah kelompok pemberontak bersenjata pro kemerdekaan yang menyebut diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) secara terbuka mendeklarasikan zona perang. 

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Langit Yahukimo yang semula disiapkan untuk menyambut kedatangan Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendadak berubah mencekam.

Harapan warga untuk menyaksikan pencanangan pembangunan fasilitas kesehatan dan pusat gizi sirna seketika setelah rombongan RI-2 diputuskan batal mendarat di Bandara Dekai, Rabu (14/1/2026).

Pembatalan mendadak ini diambil di detik-detik terakhir demi menghindari pertumpahan darah menyusul eskalasi ancaman keamanan yang kian memanas di wilayah Papua Pegunungan.

Bayang-bayang maut menyertai rencana kunjungan ini setelah kelompok pemberontak bersenjata pro kemerdekaan yang menyebut diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) secara terbuka mendeklarasikan zona perang. 

Juru bicara kelompok tersebut, Sebby Sambom, menebar teror dengan merilis video penembakan pesawat komersial sebagai peringatan keras bagi Wapres untuk tidak menginjakkan kaki di Yahukimo.

Baca juga: Gibran Rakabuming Sambangi Pasar Ikan di Biak, Berbagi Cerita dengan Warga Papua

”Penembakan pesawat ini merupakan peringatan kepada Wapres Gibran Rakabuming untuk tidak memasuki wilayah perang di Yahukimo,” ujar Sebby.

Klaim sepihak mengenai mobilisasi pasukan militer dalam rombongan tersebut memicu ancaman serangan udara yang memaksa otoritas keamanan berpikir ulang.

Pangdam XVII/Cenderawasih sekaligus Panglima Satgas Pengamanan VVIP, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, akhirnya mengambil langkah tegas dengan menyarankan pembatalan total agenda tersebut.

”Saya selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Amrin kepada wartawan, dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan intelijen lapangan di daerah yang mencatatkan tingkat kekerasan tertinggi sepanjang 2025 itu, risiko serangan langsung terhadap pesawat Wapres dianggap terlalu besar untuk diabaikan.

Proyek-proyek strategis pembangunan nasional pun harus rela tertunda demi menjaga keselamatan nyawa orang nomor dua di Indonesia tersebut dari moncong senjata KKB.

Sepanjang 2025, Kabupaten Yahukimo menjadi daerah dengan tingkat kekerasan tertinggi dari TPNPB-OPM atau kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Adapun wilayah Dekai juga menjadi salah satu lokasi KKB menyebarkan teror kepada masyarakat sipil.

Yahukimo adalah sebuah kabupaten yang berada di provinsi Papua Pegunungan. Luas wilayahnya 17.152 km⊃2;, dan terdiri dari 510 kampung dan satu kelurahan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved