Kontak Tembak di Nabire
Nabire Mencekam: Kontak Tembak di Kali Harapan, Pratu Mulyado Chandra Diterjang Peluru OPM
Dalam kontak senjata itu, seorang prajurit TNI dari Satgas Rajawali, Pratu Mulyado Chandra, mengalami luka tembak di bagian kaki kiri.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Paul Manahara Tambunan
Ringkasan Berita:
- Seorang prajurit TNI dari Satgas Rajawali, Pratu Mulyado Chandra, mengalami luka tembak di bagian kaki kiri.
- Korban dievakuasi menggunakan helikopter Bell menuju Kabupaten Mimika untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
- Petugas menyita sedikitnya 362 butir amunisi kaliber 5,56x45 mm, 83 butir kaliber 7,62x39 mm, serta puluhan amunisi berbagai ukuran lainnya, termasuk jenis peluru karet dan hampa.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE — Stabilitas keamanan di ibu kota Provinsi Papua Tengah kembali diuji.
Kontak tembak antara aparat keamanan gabungan TNI-Polri dan kelompok pro-kemerdekaan Papua (OPM) pecah di Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Minggu (1/3/2026).
Insiden ini menyebabkan satu prajurit TNI terluka tembak, sementara petugas berhasil menyita ratusan butir amunisi dan uang tunai puluhan juta rupiah.
Peristiwa tersebut terjadi dalam sebuah operasi penindakan terpadu yang melibatkan Satgas Rajawali 4 dan Satgas Operasi Damai Cartenz.
Sasaran operasi adalah kelompok bersenjata di bawah pimpinan Daniel Aibon Kogoya yang terdeteksi berada di area Kepala Air, Nabarua Atas, Kampung Kali Harapan.
Baca juga: Juru Bicara OPM: Elkius Kobak Cs Bertanggung Jawab atas Penembakan Pesawat di Boven Digoel
Informasi dihimpun awak Tribun-Papua.com, baku tembak bermula saat personel gabungan melakukan penyisiran di wilayah tersebut.
Dalam kontak senjata tersebut, seorang prajurit TNI dari Satgas Rajawali, Pratu Mulyado Chandra, mengalami luka tembak di bagian kaki kiri.
Korban segera dievakuasi menggunakan helikopter Bell menuju Kabupaten Mimika untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Pascaevakuasi, tim gabungan dilaporkan tetap melanjutkan pengejaran terhadap kelompok pimpinan Daniel Aibon Kogoya yang melarikan diri ke arah hutan.
Penyitaan Logistik
Meski diwarnai jatuhnya korban luka di pihak aparat, operasi ini berhasil mengamankan sejumlah besar logistik militer yang ditinggalkan kelompok tersebut.
Petugas menyita sedikitnya 362 butir amunisi kaliber 5,56x45 mm, 83 butir kaliber 7,62x39 mm, serta puluhan amunisi berbagai ukuran lainnya, termasuk jenis peluru karet dan hampa.
Selain amunisi, aparat juga mengamankan empat magazen AK-101, enam magazen SS1, sejumlah atribut organisasi, serta uang tunai senilai Rp 79,7 juta.
Papua Tengah
Kabupaten Nabire
Organisasi Papua Merdeka (OPM)
Kontak Tembak
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)
| Bupati Biak Numfor Tegaskan Pemerintah Tidak Intervensi Musda IKT |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Nggapulu Terbaru Mei 2026, Lewati Makassar, Ambon, Bitung |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jayapura Besok, Minggu 17 Mei 2026: Abepura Hujan Ringan |
|
|---|
| Tak Hanya Punya Ladang Ganja di Hutan, OPM Disebut Paksa Warga Tanam Ganja di Pekarangan Rumah |
|
|---|
| Kodam Cenderawasih Klaim Narasi Film 'Pesta Babi' Berpotensi Ganggu Keharmonisan di Papua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/NI-dari-Satgas-Rajawali-Pratu-Mulyado-zs.jpg)