RS Pratama di Numfor
RS Pratama Rasa Puskesmas di Pulau Numfor Bakal Dibangun Baru
“Waktu kami kunjungi ternyata layanan yang ada di dalam rumah sakit masih pelayanan dasar. Pelayanan dasar itu artinya layanan
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Peningkatan Layanan: Pemprov Papua mendorong peningkatan status Rumah Sakit Pratama di Pulau Numfor, Biak Numfor.
- Kondisi Saat Ini: Fasilitas medis yang ada saat ini dinilai belum standar karena masih melayani kelas puskesmas primer tanpa rawat inap.
- Rencana Bangun Baru: Pemerintah akan membangun gedung baru dari nol karena struktur bangunan lama tidak kuat menampung alat medis modern.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong peningkatan layanan kesehatan di wilayah kepulauan dengan mendukung pembangunan Rumah Sakit Pratama di Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Beeri Wopari, M.Kes mengatakan, dukungan pemerintah provinsi dilakukan melalui koordinasi bersama Kementerian Kesehatan untuk pembangunan fasilitas rumah sakit yang representatif bagi masyarakat Pulau Numfor.
Menurutnya, fasilitas kesehatan yang saat ini dicanangkan sebagai Rumah Sakit Pratama masih memberikan pelayanan dasar seperti puskesmas primer sehingga perlu dilakukan peningkatan di berbagai sektor.
Baca juga: Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Papua Dapat Bantuan Rumah Layak Huni
“Waktu kami kunjungi ternyata layanan yang ada di dalam rumah sakit masih pelayanan dasar. Pelayanan dasar itu artinya layanan tingkat puskesmas primer,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja bersama Gubernur Papua di Biak, pekan lalu.
Untuk dapat berfungsi sebagai Rumah Sakit Pratama yang sesungguhnya, perlu dilakukan peningkatan mulai dari jenis pelayanan kesehatan, jumlah tenaga kesehatan dan dokter, hingga sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Beeri menambahkan, rumah sakit juga harus memiliki fasilitas rawat inap agar dapat memenuhi standar pelayanan rumah sakit sekaligus mendukung proses akreditasi.
“Rumah sakit ini harus bisa rawat inap. Kalau belum bisa rawat inap berarti belum bisa masuk dalam kategori rumah sakit yang sesungguhnya, apalagi untuk akreditasi,” katanya.
Baca juga: Gereja Katolik di Poumako Mimika Ludes Terbakar Akibat Lilin, Warga Ngamuk Usir Mobil Damkar
Sebagai bentuk dukungan nyata, kata Beeri, Pemerintah Provinsi Papua akan mengupayakan pembangunan baru rumah sakit tersebut. Dikatakan, Gubernur Papua juga akan melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Kesehatan guna mendukung realisasi pembangunan.
“Bapak Gubernur akan koordinasi ke Kementerian Kesehatan untuk rumah sakit ini kita bangun,” ungkapnya
Ia menilai pembangunan gedung baru lebih memungkinkan dibanding melakukan pengembangan terhadap bangunan yang ada saat ini. Hal itu karena struktur bangunan eksisting masih menggunakan standar puskesmas sehingga dinilai belum mampu mendukung penambahan fasilitas dan alat kesehatan rumah sakit.
“Sepertinya itu nanti bangun baru karena dari struktur bangunan saat ini yang ada itu standar puskesmas. Kalau kita mau tingkatkan dibuat tingkat atau kita mau tambah peralatan itu sepertinya konstruksi bangunan belum bisa,” jelasnya.
Baca juga: Munas HIPMI Segera Digelar, BPD Papua Selatan Desak Penentuan Lokasi Bersih dari Tekanan Luar
Beeri mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua mulai menyiapkan pengusulan anggaran perencanaan pembangunan rumah sakit tersebut untuk dimasukkan dalam program tahun 2027 mendatang.
“Kita mulai dalam pengusulan anggaran perencanaan, nanti kita masukkan perencanaan untuk tahun 2027,” tandasnya.
Diketahui, Rumah Sakit Pratama dibangun sejak tahun 2016, rumah sakit ini berlokasi di Distrik Poiru, Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor.(*)
Tribun-Papua.com
RS Pratama di Pulau Numfor
Kadinkes Papua
Dinkes Papua
Kemenkes RI
Kementerian Sosial (Kemenkes)
Kemenkes
| Akhiri Konflik, DPR Papua Pegunungan Akui Telah Dorong Perdasus Cegah Perang Suku |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Papua Besok, Kamis 28 Mei 2026: Keerom dan Sarmi Hujan Sedang di Pagi Hari |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni Sorong-Jayapura Juni 2026, Ada KM Ciremai dan KM Gunung Dempo |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Voyage 11.2026 Terbaru Juni 2026, Cek Waktu Tiba di Jayapura |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni Batam-Jakarta Terbaru Juni 2026, Cek Harga Tiket KM Kelud |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/rspratamaaam4847.jpg)