Kamis, 7 Mei 2026

Info Papua Tengah

Perkuat SDM Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa Bakal Bangun Bangun Akademi Komunitas di Nabire

Kami meyakini hanya melalui Pendidikan yang bagus lah yang bisa mengangkat potensi dan kemajuan daerah ini

Tayang:
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
ROASTING – Jurnalis senior, Andy Flores Noya sedang ‘meroasting’ Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan Deinas Geley sebelum memulai talkshow dalam rangka memperingati SatuTahun Kepemimpinannya yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jumat (20/2/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Papua Tengah bakal bekerja sama dengan BRIN melakukan penelitian pembukaan akademi komunitas, agar kurikulum sesuai budaya dan karakter masyarakat Papua Tengah.
  • Program ini bagian komitmen Gubernur Meki Nawipa dalam meletakkan pondasi SDM yang kuat bagi generasi Papua Tengah hingga 100 tahun ke depan.
  • Sebelumnya, Gubernur Meki telah menginisiasi program Sekolah Sepanjang Hari (SSH), pemberian laptop gratis, serta kebijakan sekolah gratis di wilayah tersebut.

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan Pemprov Papua Tengah. 

Selain meluncurkan konsep Sekolah Sepanjang Hari (SSH) dan membagikan laptop gratis kepada pelajar dan pemberian beasiswa, kini Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa bakal membangun akademi komunitas.

Baca juga: Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Populis, Meki Nawipa: Ini Upaya Memutus Rantai Ketertinggalan

Akademi yang rencananya dibangun di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah ini dengan model kurikulum sesuai budaya dan karakter masyarakat Papua Tengah.

Menurut orang nomor satu di Provinsi Papua Tengah ini, penguatan sektor Pendidikan merupakan Langkah strategis sekaligus peletakkan pondasi untuk pembangunan dan kemajuan daerah. 

“Kami meyakini hanya melalui Pendidikan yang bagus lah yang bisa mengangkat potensi dan kemajuan daerah ini,” katanya dengan nada serius. 

Rencana kebijakan tersebut disampaikan Meki Fritz Nawipa bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley saat talkshow dan dialog interaktif yang dipandu jurnalis sernior, Andy Flores Noya di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, kompleks Bandara Lama, Nabire, Jalan Sisingamangaraja, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire. 

Baca juga: Inilah Konsep Meki Nawipa Tentang Sekolah Sepanjang Hari Untuk Anak Papua Tengah: Selaras Dengan MBG

Lebih lanjut mantan pilot ini mengatakan, pembangunan akademi komunitas bertujuan mencetak tenaga kerja terampil yang mandiri dan relevan dengan kebutuhan lokal.

Pendidikan vokasi merupakan jalur krusial bagi kemajuan Papua Tengah, karena fokus utama bukan sekadar mencetak lulusan dengan gelar akademik tinggi, melainkan individu yang menguasai keterampilan praktis yang siap pakai di lapangan.​

​Untuk mendirikan akademi komunitas, diperlukan kajian yang benar agar penerapan program di lapangan benar-benar maksimal dan sesuai harapan. 

Baca juga: Gubernur Meki Nawipa Ingatkan Pejabat Terkait 3 Pilar: Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi

Oleh karena itu, dia memerintahkan Kepala Dinas Sosial mengundang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Papua Tengah, melakukan penelitian mendalam sesuai budaya dan karakter daerah. 

Akademi Komunitas yang bakal dibangun memiliki desain inklusif, lantaran bukan hanya diperuntukkan mereka yang dianggap paling cerdas secara akademis, tapi siapa saja yang ingin menjadi ahli dalam kehidupannya sendiri.

​"Target kita adalah mereka bisa ahli. Artinya masyarakat bisa belajar membuat speedboat, atau menjadi pemandu wisata, maupun keterampilan praktis lainnya. Jadi kita akan mulai tahun ini," ujarnya.

Baca juga: Pacu Semangat Belajar Siswa Papua, Meki Nawipa Bagikan Laptop Gratis Untuk Pelajar di Mimika

​​Sebagai provinsi baru menurut Meki Fritz Nawipa, Papua Tengah memiliki tantangan besar dalam menyusun struktur sosial dan ekonomi.

Namun itu bukan halangan, karena dia meyakini, konsistensi dalam membangun SDM di setiap tingkatan adalah kunci utama agar Papua Tengah bisa bersaing di masa depan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved