Jumat, 17 April 2026

Sarmi

Kadis Perikanan Sarmi Melaut Bareng Nelayan Demi Putuskan Program Tepat Sasaran

Aksi ini menjadi bukti kepedulian dirnya terhadap masyarakat pesisir yang tidak hanya dilakukan melalui kebijakan di kantor, tetapi juga

Tribun-Papua.com/Anderson Esris
PERIKANAN SARMI - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, Fredyk Sawefkoy, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan nelayan dengan turun langsung ke laut, Jumat, 17 April 2026. Ia mengharapkan dengan turun langsung bersama nelayan, pihaknya bisa mengevaluasi program kerja agar benar-benar menyentuh nelayan. 
Ringkasan Berita:
  • Aksi Turun Lapangan: Kadis Perikanan Sarmi, Fredyk Sawefkoy, ikut melaut langsung bersama nelayan untuk merasakan tantangan nyata di lapangan.
  • Validasi Potensi Laut: Aksi ini membuktikan melimpahnya hasil laut Sarmi seperti ikan merah, tenggiri, tuna, dan udang sebagai sumber ekonomi utama.
  • Evaluasi Kebijakan: Pengalaman melaut tersebut dijadikan bahan evaluasi agar program Dinas Perikanan ke depan benar-benar tepat sasaran dan humanis.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Fredyk Sawefkoy, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan nelayan dengan cara turun langsung ke laut dan merasakan perjuangan para nelayan di lapangan.

Aksi ini menjadi bukti kepedulian dirnya terhadap masyarakat pesisir yang tidak hanya dilakukan melalui kebijakan di kantor, tetapi juga melalui keterlibatan langsung di laut.

Dalam keterangannya kepada media di Sarmi, Jumat, 17 April 2026, Fredyk menyampaikan bahwa Kabupaten Sarmi merupakan salah satu daerah yang kaya akan potensi perikanan laut. Ia menegaskan bahwa hasil laut Sarmi sangat melimpah dan menjadi sumber utama penghidupan masyarakat pesisir.

Baca juga: Korban Sipil Berjatuhan di Puncak, Koalisi HAM Papua Desak Perlindungan Warga dan Investigasi

Menurutnya, kekayaan laut Sarmi sudah lama dikenal luas, khususnya dengan hasil tangkapan unggulan seperti ikan merah, tengiri, ikan tuna dan udang. Komoditas ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi kebanggaan daerah yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

Fredyk mengatakan, agar dapat memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan pemahaman yang mendalam terhadap kondisi nyata yang dihadapi nelayan di lapangan. Oleh karena itu, ia memilih untuk turun langsung melaut bersama nelayan, guna merasakan sendiri tantangan dan peluang yang ada.

Langkah ini pun mendapat respons positif dari para nelayan. Mereka merasa diperhatikan dan dihargai karena seorang pejabat daerah mau hadir dan berbaur dalam aktivitas keseharian mereka, bukan hanya sekadar memberikan arahan dari jauh.

Baca juga: Tambang Emas Ilegal di Kali Jaifuri Ancam Ekosistem Danau Sentani, Walhi Papua Desak Penegakan Hukum

Selain itu, keterlibatan langsung ini juga menjadi bahan evaluasi penting bagi Dinas Perikanan dalam menyusun program kerja ke depan. Fredyk berharap, setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi nelayan di Sarmi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut agar tetap produktif di masa mendatang. Menurutnya, pengelolaan yang baik harus berjalan seiring dengan upaya peningkatan kesejahteraan nelayan.

Baca juga: Tambang Emas Ilegal di Kali Jaifuri Ancam Ekosistem Danau Sentani, Walhi Papua Desak Penegakan Hukum

Melalui pendekatan yang lebih humanis ini, Fredyk Sawefkoy ingin memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Dari kantor ke laut, ia membuktikan bahwa kepedulian terhadap nelayan lokal adalah prioritas nyata dalam membangun sektor perikanan di Kabupaten Sarmi.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved