Kamis, 7 Mei 2026

Sarmi

Diskominfo Sarmi Dorong OPD Kelola Data Akurat Demi Pembangunan yang Efektif

Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Kamis (7/5/2025), tersebut diikuti oleh perwakilan OPD guna

Tayang:
Tribun-Papua.com/Anderson Esris
SARMI SATU DATA – Kabid Persandian dan Statistik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sarmi, Frits R Wandamo, ST, ketika wawancara, Kamis, 07 Mei 2026. Ia memastikan pihaknya sedang mendorong OPD lain agar memiliki data yang akurat sehingga menjadi acuan dalam kebijakan pemerintah. 
Ringkasan Berita:
  • Pentingnya Data Akurat: Diskominfo Sarmi menegaskan bahwa data valid adalah fondasi utama untuk merencanakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
  • Pelatihan OPD: Perwakilan setiap OPD mengikuti pelatihan statistik sektoral guna meningkatkan kemampuan pengelolaan data yang berkualitas dan terintegrasi.
  • Satu Data Indonesia: Kegiatan ini melibatkan BPS Sarmi untuk mempercepat penerapan program Satu Data Indonesia di tingkat pemerintah daerah.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Frits R Wandamo, ST, menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai dasar dalam mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Sarmi.

Hal tersebut disampaikannya dalam pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan statistik sektoral bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarmi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Kamis (7/5/2025), tersebut diikuti oleh perwakilan OPD guna meningkatkan pemahaman aparatur terkait pengelolaan data statistik sektoral yang berkualitas dan terintegrasi.

Baca juga: Pemda Biak Bersama Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Bagi Masyarakat

Kepala Bidang Persandian dan Statistik itu mengatakan, data yang valid dan akurat sangat diperlukan dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Dengan data yang tepat, pemerintah dapat menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menentukan kebijakan yang lebih efektif.

Ia mengatakan, setiap OPD memiliki tanggung jawab dalam menyediakan data sektoral yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, koordinasi dan sinkronisasi antarinstansi perlu terus diperkuat agar tidak terjadi perbedaan data dalam penyusunan program pembangunan.

“Jika data yang dimiliki tidak valid, maka kebijakan dan program yang dijalankan juga tidak akan maksimal,” ujar Frits R Wandamo saat memberikan keteranganya dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Pindahkan KPR ke BRI, Nikmati Cicilan Lebih Ringan dan Tenor hingga 25 Tahun

Pelatihan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sarmi yang memberikan materi terkait tata kelola statistik sektoral, pengumpulan data, validasi data, hingga penerapan program Satu Data Indonesia di tingkat daerah.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab untuk membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan data di masing-masing OPD. Sejumlah peserta menyampaikan kendala terkait keterbatasan sumber daya manusia dan sistem pendukung pengelolaan data.

Baca juga: 38.732 Anak di Papua Selatan Tidak Bersekolah, Asmat Tertinggi

Frits berharap melalui pelatihan ini seluruh OPD di Kabupaten Sarmi dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman dalam pengelolaan statistik sektoral. Dengan demikian, kualitas data daerah dapat semakin baik dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.

Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Diskominfo berkomitmen terus memperkuat sistem pengelolaan data yang terintegrasi dan terpercaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berbasis data dan informasi yang akurat.(*) 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved