Kabupaten Sarmi
Peringatan Hardiknas Jadi Komitmen Disdikbud Sarmi Perkuat Sektor PAUD
Menurutnya, pemerataan layanan PAUD ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh anak usia dini mendapatkan akses
Penulis: Anderson Esris | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Pemerataan PAUD: Terdapat 46 satuan PAUD yang kini tersebar merata dari wilayah pantai barat hingga timur Kabupaten Sarmi.
- Wajib Belajar: Dinas Pendidikan Sarmi mendorong program wajib belajar 13 tahun dengan menjadikan PAUD sebagai fondasi karakter.
- Dukungan Fasilitas: Pada tahun 2026 sembilan PAUD di Sarmi mendapatkan bantuan digitalisasi berupa komputer dan pembangunan sarana.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris
TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarmi untuk memperkuat komitmen dalam membangun sektor pendidikan, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Gabriel J.E. Rudamaga, S.Pd., usai pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas, Sabtu (2/5/2026).
Gabriel menjelaskan bahwa saat ini terdapat 46 satuan pendidikan PAUD yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sarmi. Sebaran tersebut mencakup wilayah pantai barat hingga Sarmi Kota, kemudian dari Sarmi kota hingga pantai Timur, termasuk wilayah Bonggo serta beberapa PAUD di daerah Tor Atas.
Menurutnya, pemerataan layanan PAUD ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh anak usia dini mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ia menegaskan bahwa momentum Hardiknas menjadi pengingat bersama untuk terus mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas bagi generasi muda sejak usia dini.
Baca juga: 6 Suku Asli Nabire Bersatu Siapkan Langkah Besar Kawal Masa Depan Adat
Lebih lanjut Gabriel menyoroti pentingnya program wajib belajar 13 tahun yang mencakup pendidikan pra sekolah. Ia menegaskan bahwa PAUD merupakan jenjang awal yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter anak sebagai fondasi sebelum memasuki pendidikan dasar.
Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar membawa anak-anak usia 0 hingga 6 tahun untuk mengikuti pendidikan PAUD. Menurutnya, pendidikan usia dini merupakan landasan penting dalam membentuk kesiapan anak baik secara mental maupun sosial sebelum masuk ke jenjang sekolah dasar.
Dalam kesempatan tersebut, Gabriel juga menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus menyukseskan pendidikan anak usia dini. Ia menegaskan bahwa jajaran PAUD akan tetap semangat dan konsisten dalam memperkuat peran bersama para guru untuk membangun kualitas pendidikan di daerah.
Baca juga: Hampir Dua Dekade Guru Honorer di Sarmi Bekerja Tanpa Kepastian Status
Terkait program revitalisasi, ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah memberikan perhatian melalui bantuan pembangunan dan penataan sarana pendidikan. Pada tahun sebelumnya, PAUD Santa Theresa Sarmi telah menerima bantuan berupa pembangunan gedung dan penataan taman, sementara pada tahun 2026 terdapat alokasi untuk sembilan PAUD.
Selain itu, dukungan juga diberikan melalui program digitalisasi berupa bantuan televisi digital dan komputer Merah Putih dari Kementerian Pendidikan. Di sisi lain, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga dilakukan melalui program sertifikasi bagi guru, termasuk guru non-PNS yang turut menerima bantuan langsung serta insentif bulanan dari pemerintah pusat.
Baca juga: Mahasiswa Jayawijaya Tuntut Transparansi Beasiswa dan Perhatian Bagi Guru
Menutup pernyataannya, Gabriel berharap adanya perhatian berkelanjutan dari pemerintah pusat serta kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan PAUD. Ia juga memberikan semangat kepada para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, dengan harapan ke depan dapat memperoleh kesempatan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).(*)
Tribun-Papua.com
Pemkab Sarmi
Sarmi
Kabupaten Sarmi
DPRD Sarmi
Bupati Sarmi
Info Sarmi
Info Pemkab Sarmi
Info Kabupaten Sarmi
Hardiknas 2026 di Papua
Hardiknas di Papua
| Ribuan Warga Larut dalam Doa dan Puji-pujian di KKR HUT ke-24 Sarmi |
|
|---|
| Wakil Bupati Sarmi Pimpin ASN Tabur Bunga di Makam Demianus Kyeuw-Kyeuw |
|
|---|
| Pastikan Sarmi Bersih di Hari Jadi, Bupati Dominggus Pimpin Apel Gabungan dan Kerja Bhakti Massal |
|
|---|
| Pimpin Apel Perdana April, Bupati Sarmi Ajak Seluruh OPD Sukseskan HUT Kabupaten ke-24 |
|
|---|
| Tokoh Tafarewar Tagih Nyali Pemerintah Sarmi Tertibkan Nelayan Luar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/anderson1disdibudsarmi.jpg)