Minggu, 12 April 2026

Pemkab Biak Numfor

Incar Championship Nasional, Biak Numfor Percepat Digitalisasi Pasar Darfuar

Audiensi tersebut dihadiri oleh Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra, Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta Kepala BPKAD

Istimewa
AUDIENSI PEMKAB BIAK - Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra (nomor 3 kiri) usai audiensi bersama Bank Indonesia di Jayapura, Senin(30/3/2026). (Istimewa) 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Biak Numfor,melakukan audiensi bersama Bank Indonesia terkait rencana launching digitalisasi Pasar Darfuar serta konsultasi kesiapan menghadapi Championship Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tahun 2026, di Ruang Cartenz, Kantor BI Papua, Senin (30/3/2026)
  • Audiensi ini merupakan bagian dari upaya Biak Numfor dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat. 

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Provinsi Papua, melakukan audiensi bersama Bank Indonesia terkait rencana launching digitalisasi Pasar Darfuar serta konsultasi kesiapan menghadapi Championship Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2026, di Ruang Cartenz, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua di Jayapura, Senin (30/3/2026)

Pertemuan itu juga dikategorikan sebagai high level meeting karena memuat komitmen strategis dalam perluasan digitalisasi daerah.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra, Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta Kepala BPKAD Biak Numfor Gunadi, dan diterima langsung oleh Kepala Bank Indonesia Papua, Warsono bersama jajaran.

Dalam kesempatan itu, Bupati Markus Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan yang terus diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mendorong penguatan ekonomi daerah.

Baca juga: Posko Angkutan Lebaran Resmi Ditutup, Pengiriman Kargo Bandara Sentani Nyaris Tembus 4.000 ton

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, tidak hanya pada sektor pariwisata tetapi juga sektor perikanan. Kami berharap kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan ke depan,” ujar Bupati dalam audiensi nya bersama Bank Indonesia

Audiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat. 

Elektronifikasi transaksi dinilai penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan efisien.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Biak Numfor, Gunadi, menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut pemerintah daerah menegaskan keseriusan daerah dalam mengimplementasikan ETPD melalui penguatan regulasi transaksi non-tunai dan inovasi digital.

Baca juga: Polsek Sentani Barat Amankan Pria Berinisial NB atas Dugaan Pemerkosaan Anak Kandung

“Biak Numfor sangat serius dalam melakukan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, termasuk memperkuat regulasi transaksi non-tunai dan menghadirkan berbagai inovasi perluasan transaksi elektronifikasi. Saat ini Biak Numfor sudah masuk kategori daerah digital, dan yang sedang kita kejar adalah masuk dalam Championship ETPD 2025,” kata Gunadi 

Lebih lanjut Gunadi mengatakan, secara kinerja, Kabupaten Biak Numfor telah mencatat Indeks ETPD sebesar 92,3 persen dengan kategori digital serta menempati peringkat keempat di wilayah Papua.

Capaian ini menjadi modal kuat dalam menghadapi ajang Championship TP2DD tingkat nasional, termasuk persiapan menuju tahun 2026.

Pemkab Biak Numfor, lanjut Gunadi, juga menekankan bahwa digitalisasi, khususnya dalam pemungutan pajak daerah, diharapkan menjadi pengungkit utama optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sekitar Rp35 miliar dari total APBD sebesar Rp1,4 triliun.

Baca juga: Sampah Menumpuk di Sentani: DLH Keluhkan Solar, SPBU Hawai Justru Membantah Stok Kosong 

Selain itu, dalam audiensi turut dibahas rencana peluncuran Pasar Digital Darfuar yang dijadwalkan pada 10 April 2026. Transformasi pasar rakyat ini ditargetkan mampu mengakuisisi sekitar 200 merchant QRIS dengan potensi menghasilkan hingga 1.000 transaksi per bulannya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved