Senin, 20 April 2026

Persela Lamongan

Bima Sakti Puas Usai Persela Curi Poin dari Tekanan Persipura

Sejak awal pertandingan, Persela langsung mendapat tekanan dari tuan rumah. Persipura Jayapura tampil agresif dengan permainan

Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
PERSELA - Pelatih kepala Bima Sakti dan pemain Persela, Rafiud Drajat, memberikan keterangan kepada awak media usai laga melawan Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4/2026). (Yulianus Magai/Tribun Papua) 

Ringkasan Berita:
  • Hasil Imbang: Persela Lamongan sukses menahan imbang Persipura Jayapura dengan skor 0-0 di Stadion Lukas Enembe.
  • Aksi Gemilang: Kiper Persela, Rafli Mahreza, menjadi pahlawan setelah berhasil menggagalkan eksekusi penalti pemain Persipura.
  • Strategi Realistis: Bima Sakti mengaku puas karena target mencuri satu poin di kandang lawan berhasil dicapai melalui taktik bertahan yang sabar.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku puas setelah timnya berhasil mencuri satu poin dari markas Persipura Jayapura. Laga yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4/2026), berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Sejak awal pertandingan, Persela langsung mendapat tekanan dari tuan rumah. Persipura Jayapura tampil agresif dengan permainan cepat dan mendominasi jalannya laga, membuat tim tamu harus bekerja keras di lini pertahanan.

Menghadapi tekanan, Persela memilih bermain lebih sabar. Anak asuh Bima Sakti mengandalkan organisasi pertahanan yang rapi serta sesekali melancarkan serangan balik untuk menciptakan peluang.

Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. Persipura beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan 0-0.

Baca juga: Rahmad Darmawan Akui Persipura Kurang Tajam, Peluang Terbuang dan Penalti Gagal Berbuah Gol

Memasuki babak kedua, Persipura mendapatkan peluang emas melalui titik penalti. Namun, kiper Persela, Rafli Mahreza, tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi penalti Wiliams Jose Lugo. Ia juga sigap mengantisipasi bola rebound yang hampir berbuah gol.

Tekanan Persipura terus berlanjut hingga akhir laga. Meski demikian, solidnya lini belakang Persela membuat skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai pertandingan, Bima Sakti menyampaikan rasa syukurnya atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai satu poin di kandang Persipura merupakan hasil yang sesuai target.

Baca juga: Biak Jadi Tuan Rumah untuk 6.000 Peserta Youth Camp GPdI se-Papua dan Papua Nugini

“Pertama, kami bersyukur bisa menahan Persipura. Kita tahu mereka tim yang bagus dan mengalami progres luar biasa sejak dilatih Coach RD,” ujar Bima Sakti dalam konferensi pers usai laga.

Ia menegaskan, sejak awal timnya memang mengusung misi realistis untuk mencuri poin dari Jayapura.

“Target saya memang satu poin. Tapi kalau bisa curi gol ya harus dilakukan. Yang penting target tercapai,” tegasnya.

Bima juga menjelaskan bahwa strategi bermain lebih sabar di babak kedua merupakan bagian dari taktik untuk meredam agresivitas Persipura yang tampil menyerang.

“Kami sengaja di babak kedua lebih sabar, tidak membuat kesalahan di area berbahaya. Karena kita tahu Persipura akan tampil all out,” jelasnya.

Baca juga: Grebeg 1.000 Ketupat Meriahkan HUT ke-21 PW Jateng di Biak Numfor

Menurutnya, peluang Persela untuk bersaing menuju Liga 1 masih terbuka, meski cukup berat. Ia memastikan timnya akan tetap berjuang hingga akhir kompetisi.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved