Sabtu, 25 April 2026

SEPAK BOLA

Freeport Grassroots Tournament 2026 Resmi Berakhir dengan Penuh Harapan

Acara penutupan dihadiri oleh berbagai pihak seperti ketua PSSI Jayapura, di mana Nathan Kum, Senior Vice President (SVP) Sustainable

Tribun-Papua.com
SEPAK BOLA PAPUA – Suasana Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 yang berlangsung di Lapangan Mandala Kota Jayapura,Papua pada Sabtu, 18 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Penutupan FGT 2026: Turnamen resmi berakhir di Stadion Mandala dengan penekanan pada pengembangan bakat muda dan pembentukan karakter.
  • Fokus Karakter: Nathan Kum menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar mencari juara, tapi menanamkan nilai sportivitas dan fair play.
  • Bukti Nyata: Keberhasilan pembinaan Freeport terbukti dengan dipanggilnya alumni PFA ke seleksi Timnas U-17 untuk Piala Asia 2027.

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Rangkaian kegiatan Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (18/4/2026) resmi ditutup dengan penuh kebanggaan dan harapan. 

Acara penutupan dihadiri oleh berbagai pihak seperti ketua PSSI Jayapura, di mana Nathan Kum, Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI) menyampaikan sambutan yang menegaskan komitmen perusahaan dalam memajukan dunia olahraga, khususnya sepak bola usia dini di Tanah Papua.

Dalam sambutannya, Nathan Kum menyampaikan salam hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada perwakilan PSSI, para pelatih, orang tua, serta khususnya peserta luar biasa dari kategori usia 10 dan 12 tahun yang telah berjuang dengan semangat tinggi sepanjang turnamen berlangsung.

Baca juga: Dukungan Luar Biasa untuk Pengembangan Sepak Bola Usia Dini

"Freeport Grassroots Tournament 2026 merupakan hasil kolaborasi yang baik antara Freeport dan PSSI, yang kini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya sejak pertama kali digelar pada tahun 2024. Ajang ini kami hadirkan khusus sebagai wadah pengembangan talenta muda sepak bola di Tanah Papua," ujar Nathan Kum.

Lebih lanjut, Nathan Kum menekankan bahwa penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya bertujuan untuk mencari juara semata, melainkan menjadi ruang belajar yang sangat berharga bagi anak-anak. 

Melalui pertandingan ini, para peserta diajak untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai luhur olahraga, seperti sportivitas, permainan yang bersih (fair play), serta sikap saling menghormati satu sama lain, yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi muda.

Baca juga: Freeport Membangun Fondasi Sepak Bola Nasional dari Akar Rumput

"Freeport memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua menuju visi Papua Unggul, dan salah satu jalur strategis yang kami tempuh adalah melalui pembinaan di bidang olahraga," tambahnya.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Freeport mendirikan Papua Football Academy (PFA) di Mimika. Akademi ini dirancang untuk membina talenta muda Papua secara menyeluruh, tidak hanya mengasah kemampuan teknik sepak bola, tetapi juga memastikan keberlangsungan pendidikan formal serta pembentukan karakter yang kuat bagi para siswanya.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan pelatih berstandar internasional, para siswa PFA telah aktif berkompetisi di berbagai level dan menorehkan berbagai prestasi yang membanggakan. Hasil dari pembinaan yang terstruktur ini mulai membuahkan hasil yang gemilang:

Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik se-Indonesia, Begini Penjelasan Pertamina Nabire

Pada tahun 2025, sebanyak 6 alumni PFA dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-17 Indonesia.

Sementara di tahun 2026 ini, 3 siswa angkatan kedua PFA, yaitu Stenly Meyanu, Yance Glen Imbiri, dan Dolfi Salossa, turut dipanggil oleh Timnas U-17 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan dan bertanding sebagai bagian dari persiapan tim menuju Piala Asia AFC U-17 2027.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan usia dini yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan talenta-talenta berkualitas yang mampu bersaing di kancah nasional.

Baca juga: Laga Persipura vs PSIS Semarang Dramatis: Kegagalan Penalti dan Gol Penyelamat Kelly Sroyer

Di akhir sambutannya, Nathan Kum menyampaikan harapan besar agar pengalaman bertanding di FGT 2026 ini menjadi kenangan berharga yang menjunjung tinggi disiplin, kejujuran, dan semangat kebersamaan.

"Kami berharap setelah acara ini selesai, adik-adik semua pulang dengan perasaan gembira, mental yang semakin kuat, serta motivasi yang membara untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan diri," ungkapnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved