Rabu, 22 April 2026

PSIS Semarang

PSIS Semarang Tegaskan Tidak Ada Kata Menyerah Usai Dihajar Persipura

“Kami harus lebih sabar meredam serangan lawan. Tidak ada kata menyerah untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
SEPAK BOLA - Asisten pelatih PSIS Semarang, Anang Dwita, bersama salah satu pemain PSIS, Ibrahim, saat memberikan keterangan kepada awak media usai pertandingan melawan Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4/2026). Keduanya menyampaikan evaluasi dan rasa kecewa atas hasil pertandingan yang berakhir dengan kekalahan PSIS 1-3 dari Persipura Jayapura. 
Ringkasan Berita:
  • Kekalahan Pahit: PSIS Semarang takluk 1-3 dari Persipura Jayapura akibat gagal meredam serangan balik cepat tuan rumah.
  • Pengakuan Pelatih: Anang Dwita mengakui para pemainnya sempat terlena sehingga kecolongan gol di momen-momen penting.
  • Permintaan Maaf: Pemain PSIS, Ibrahim, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil mengecewakan di Stadion Lukas Enembe.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Persipura Jayapura setelah takluk dengan skor 1-3 pada laga pekan ke-24, Championship Liga 2 Indonesia yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura pada Sabtu (18/4/2026).

Usai pertandingan, Asisten Pelatih PSIS Semarang, Anang Dwita, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang didapat timnya. Ia menilai PSIS kecolongan dalam situasi serangan balik yang dimanfaatkan dengan baik oleh Persipura.

Baca juga: JKN Papua Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Fokus Genjot Keaktifan Peserta

“Kami kena counter lagi dan akhirnya kecolongan. Itulah sepak bola. Saya apresiasi pemain-pemain kami yang sudah berjuang semaksimal mungkin,” ujar Anang Dwita.

Menurutnya, hasil tersebut cukup mengecewakan tidak hanya bagi tim, tetapi juga bagi para suporter PSIS yang telah memberikan dukungan penuh meski bermain di laga tandang.

“Hasil ini mungkin sangat mengecewakan bagi kami dan bagi suporter yang sudah menunggu. Tapi anak-anak sudah berjuang luar biasa,” tambahnya.

Baca juga: Meski Berjarak 400 Kilometer, Lansia Sarmi Tetap Militan Dukung Persipura Lewat Nobar Gratis

Anang juga menyoroti sedikit kelengahan anak asuhnya dalam meredam tekanan Persipura yang tampil agresif sejak awal laga. Hal itu membuat PSIS beberapa kali kesulitan mengantisipasi serangan cepat tuan rumah.

“Sedikit anak-anak terlena mungkin, jadi Persipura bisa memanfaatkan situasi itu dengan baik,” jelasnya.

Baca juga: Stadion Lukas Enembe Bergemuruh Saat 17.462 Penonton Padati Laga Persipura Melawan PSIS

Meski kecewa, ia menegaskan PSIS harus segera bangkit dan fokus menghadapi pertandingan selanjutnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga motivasi tim untuk tetap bersaing di kompetisi.

“Kami harus lebih sabar meredam serangan lawan. Tidak ada kata menyerah untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, pemain PSIS Semarang, Ibrahim, juga menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung timnya. Ia mengakui hasil ini sangat mengecewakan, meski seluruh pemain sudah berusaha maksimal di lapangan.

Baca juga: Freeport Grassroots Tournament 2026 Resmi Berakhir dengan Penuh Harapan

“Kami mohon maaf. Kami sangat kecewa dengan hasil ini. Tapi kami sudah memberikan yang terbaik dan akan belajar untuk pertandingan berikutnya,” kata Ibrahim.

Ia menambahkan, kekalahan ini terjadi karena kurangnya fokus di beberapa momen penting pertandingan yang berhasil dimanfaatkan oleh Persipura.

“Pertandingan tadi sebenarnya berjalan normal, tapi kami kurang fokus dan Persipura bisa memanfaatkan peluang itu,”pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved