Piala Dunia 2026 di Papua
Pakai Riset Statistik, Tokoh Pemuda Adat Nabire Jagokan Belanda dan Prancis
"Saya selalu mengikuti perkembangan mereka. Bagi saya, Belanda dan Prancis adalah dua kekuatan yang paling menjanjikan saat ini," kat
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Metode Unik: Ketua Pemuda Adat Saireri II Ali Kabiay memakai riset statistik dan rekor pertandingan untuk memilih tim jagoan di Piala Dunia 2026.
- Dua Pilihan: Berdasarkan analisis data tersebut ia secara terbuka menjagokan dua raksasa Eropa yaitu Belanda dan Prancis.
- Alasan Teknis: Ia menilai Belanda unggul dalam kreativitas taktik total football modern sedangkan Prancis punya kedalaman skuad bintang seperti Kylian Mbappe.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Demam Piala Dunia 2026 di Nabire memunculkan cara unik dalam menentukan tim jagoan. Bukan karena fanatisme buta, Ketua Pemuda Adat Saireri II Ali Kabiay sengaja menggunakan pendekatan riset statistik dan rekor pertandingan untuk memantapkan dukungannya kepada dua raksasa Eropa yaitu Belanda dan Prancis pada turnamen akbar mendatang.
Dalam perhelatan akbar yang akan diikuti oleh 48 negara dari berbagai benua, Ali Kabiay dari Nabire, Provinsi Papua Tengah mengungkapkan pilihannya tidak datang begitu saja.
Dia mengaku sudah melakukan riset mendalam dengan memantau statistik head to head pada kualifikasi Piala Dunia serta performa konsisten kedua tim dalam berbagai laga persahabatan internasional.
Baca juga: DPR Papua Minta WTP 6 Kali Biak Numfor Berimbang Dengan Ekonomi Masyarakat
"Saya selalu mengikuti perkembangan mereka. Bagi saya, Belanda dan Prancis adalah dua kekuatan yang paling menjanjikan saat ini," kata Ali kepada Tribun-Papua.com, Sabtu, (30/5/2026) sore.
Ia mengatakan Timnas Belanda memiliki kedalaman skuad yang luar biasa. Menurut Ali, De Oranje tidak hanya mengandalkan gaya klasik total Footbal, tetapi juga menunjukkan kreativitas permainan yang merata dari lini belakang, tengah, hingga depan.
"Permainan mereka sangat artistik. Penyerang-penyerang mereka pun masih sangat tajam," katanya.
Diketahui, dalam skuad Belanda terdapat nama-nama besar yang akan diturunkan dalam Piala Dunia 2026.
Di antaranya Mark Flekken, Robin Roefs, Bart Verbruggen, Nathan Ake, Virgil van Dijk, Denzel Dumfries, Jorrel Hato, Jan Paul van Hecke, Jurrien Timber, Quinten Timber, Micky van de Ven.
Baca juga: Sihir Tiki-Taka Spanyol Bikin Ketua Relawan TIK Papua Jatuh Hati
Ada juga Frenkie de Jong, Teun Koopmeiners, Tijjani Reijnders, Marten de Roon, Mats Wieffer, Gus Til, Brian Brobbey, Memphis Depay, Cody Gakpo, Justin Kluivert, Noa Lang, Donyell Malen, Crystencio Summerville, dan Wout Weghorst.
Sementara untuk Timnas Prancis, Ali menaruh hormat pada kualitas individu pemain yang merata di semua lini.
Dia secara khusus menyoroti keberadaan Kylian Mbappe sebagai penyerang yang paling ditakuti di daratan Eropa.
Diketahui, skuad Les Bleus yang bermaterikan pemain kelas dunia seperti William Saliba, Aurelien Tchouameni, hingga Ousmane Dembele dianggapnya sebagai paket lengkap untuk meraih gelar juara.
Baca juga: Kepala Suku Papua Cat Rumah Warna Hijau Demi Dukung Brasil di Piala Dunia 2026
Tribun-Papua.com
Piala Dunia 2026 di Papua
Piala Dunia 2026
Bendera Piala Dunia 2026
Abert Ali Kabiay
Ali Kabiay
Sekjen DPP Barisan Merah Putih (BMP)
Barisan Merah Putih (BMP)
Masyarakat Nabire
Anak Muda Nabire
| Sihir Tiki-Taka Spanyol Bikin Ketua Relawan TIK Papua Jatuh Hati |
|
|---|
| Kepala Suku Papua Cat Rumah Warna Hijau Demi Dukung Brasil di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Pemuda Papua Pegunungan Siapkan Nobar Piala Dunia 2026, Dukung Senegal Jadi Juara |
|
|---|
| Jelang Piala Dunia 2026, Pedagang Jersey di Kota Jayapura Jualan hingga Malam |
|
|---|
| Gubernurnya Pemuda Siap Satukan Fans Sepak Bola Papua Tengah Lewat Nobar Piala Dunia 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/alibabiyakaiaiai1023.jpg)