Persipura Jayapura
Visi Mesach Koibur untuk Persipura: Antara Serbuan Pemain Asing dan Amanat 1963
Owen meyakini, dengan fondasi yang tepat, Persipura tidak perlu takut pada derasnya arus pemain asing.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA — Di tengah hiruk-pikuk regulasi pemain asing yang kian menyesakkan ruang bagi talenta lokal, Persipura Jayapura memilih jalan sunyi untuk kembali ke akar.
Sang Manajer, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa skuat Mutiara Hitam tidak akan sekadar hanyut dalam arus pragmatisme sepak bola modern.
Baginya, masa depan Persipura terkunci rapat pada sebuah amanat dari tahun 1963.
Amanat itu datang langsung dari Mesach Koibur, sang pendiri yang kini telah berusia 90 tahun.
Dalam sebuah pertemuan yang emosional, Owen menyerap energi dari sosok yang meletakkan batu pertama kejayaan sepak bola Papua tersebut.
Baca juga: Persipura Tiga Kali Ditundukkan Pendatang Liga 2, Markus Madjar Ungkap Beban Psikologis di Lapangan
"Beliau sangat terharu dengan energinya saat membahas Persipura. Beliau masih ingat betul mengapa klub ini dibangun, apa visinya, dan mengapa ia harus tetap berdiri hingga hari ini," ujar Owen dalam program Sporty on Obrolan Newsroom Kompas.com, Kamis (26/2/2026).
Bagi Koibur, Persipura bukan sekadar klub sepak bola. Ia adalah wadah pengkaderan tenaga profesional agar orang Papua diakui harkat dan martabatnya.
Visi inilah yang dipegang teguh oleh Owen.
Di mata Koibur, Persipura harus menjadi jawaban agar pemuda Papua terhindar dari rasa minder, frustrasi, dan masa depan yang suram.
Namun, idealisme ini kini berhadapan dengan tembok tebal regulasi.
Aturan 11 pemain asing, dengan delapan di antaranya boleh merumput sekaligus, mengancam keberadaan talenta lokal.
Tanpa fondasi yang kuat, dikhawatirkan talenta-talenta muda dari Bumi Cenderawasih akan redup sebelum sempat bersinar di kasta tertinggi.
"Peraturan mau delapan, sepuluh, atau berapa pun pemain asing, tujuan saya adalah menyiapkan talenta muda ini agar siap bersaing. Bersaingnya di mana? Ya, di Persipura," tegas Owen.
Belajar dari Masa Lalu
Pengalaman Owen saat membawa PSBS Biak promosi musim lalu menjadi pelajaran berharga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/EY-PERSIPURA-Manajer-Persipura-Jayapura-Owen-Rah.jpg)