Piala Dunia 2026 di Papua
Brasil Dijagokan di Piala Dunia 2026: Peran Neymar Disebut Mirip Boaz Solossa
Persaingan ketat pun diprediksi akan tersaji. Mulai dari bentrokan kekuatan tradisional Eropa dan Amerika Latin hingga kuda hitam.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Paul Manahara Tambunan
Ringkasan Berita:
- Meski sang penyerang kerap didera cedera dalam beberapa waktu terakhir, Henes menganggap Neymar tetaplah pusat gravitasi permainan Brasil.
- Bahkan, ia menganalogikan peran penting Neymar dengan legenda hidup sepak bola Papua, Boaz Solossa.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Demam Piala Dunia 2026 kini mulai merambah hingga ke pelosok Tanah Air, tak terkecuali di Provinsi Papua Tengah.
Menjelang bergulirnya ajang sepak bola paling bergengsi di muka bumi ini, antusiasme masyarakat pecinta si kulit bundar di bumi Cenderawasih terpantau semakin membuncah.
Seperti diketahui, pesta olahraga empat tahunan yang diikuti oleh 48 negara ini dijadwalkan bakal berlangsung mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026 mendatang di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Persaingan ketat pun diprediksi akan tersaji. Mulai dari bentrokan kekuatan tradisional Eropa dan Amerika Latin, hingga potensi kejutan dari tim-tim kuda hitam asal Asia serta Afrika.
Baca juga: Benhur Tomi Mano: Ketua Asprov PSSI Bukan Otomatis Menjabat Ketua Umum Persipura Jayapura
Di tengah hiruk-pikuk prediksi juara tersebut, dukungan menarik datang dari Ketua Fraksi Partai NasDem DPR Papua Tengah, Henes Sondegau.
Pria yang akrab disapa Henes ini secara tegas menyatakan dukungannya kepada Tim Nasional (Timnas) Brasil untuk mengangkat trofi emas di Piala Dunia 2026.
Baginya, Selecao bukan sekadar tim, melainkan representasi dari seni sepak bola yang sesungguhnya.
"Saya sudah mengidolakan Timnas Brasil sejak kecil hingga sekarang. Bagi saya, Brasil adalah negara terbaik dalam sepanjang sejarah sepak bola dunia," ujar Henes kepada TribunPapuaTengah.com di Nabire, Selasa (26/5/2026).
Roh Neymar Sama Seperti Boaz Solossa di Persipura
Politisi Partai NasDem asal Papua Tengah ini menilai, pola permainan Brasil memiliki keunikan tersendiri yang sangat menghibur mata penonton.
Karakteristik yang sangat kental dengan gaya Tarian Samba tersebut dianggap sebagai identitas magis yang sulit ditiru oleh negara manapun di dunia.
Menariknya, saat disinggung mengenai sosok pemain kunci di skuad Brasil saat ini, Henes langsung menaruh harapan besar pada megabintang Neymar Jr.
Meski sang penyerang kerap didera cedera dalam beberapa waktu terakhir, Henes menganggap Neymar tetaplah pusat gravitasi permainan Brasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Penyerang-Brasil-Neymar-Tengah-menangis-setelah-kalah-dalam-adu-penalti.jpg)