TOPIK
Presiden Jokowi ke Jayapura
-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, tepat pada pukul 20.00 WIT pada, Senin (20/3/2023) malam.
-
Desain arsitektur atap gedung utamanya juga terinspirasi dari rumah adat masyarakat Kota Jayapura dan Wamena, yakni atap Honai dan atap Kariwari.
-
Kunjungan Jokowi ini dilakukan di tiga daerah, antara lain Kabupaten Keerom, Kota Jayapura, dan Kabupaten Keerom.
-
Apel pengecekan pengamanan kunjungan Presiden, Joko Widodo (Jokowi) yang berlangsung di halaman Mapolres Jayapura, Senin (20/3/2023).
-
Polres Keerom mengerahkan 255 personel di 48 titik yang menjadi rute kunjungan kerjanya di Kabupaten Keerom.
-
Dia ingin bertemu bertemu Jokowi karena mau meminta Pasar Youtefa dan Otonom bisa dijadikan satu.
-
kunjungannya dapat menunjukan bahwa Jokowi juga sangat berkonsentrasi untuk membangun Tanah Papua menjadi lebih baik, maju dan sejahtera
-
Pemerintah Provinsi Papua belum membayar uang ganti rugi. Agustinus mengaku dirinya taat membayar pajak hingga saat ini.
-
Lalu lintas cenderung sepi tak seperti biasa, dan aktivitas masyarakat, baik itu pertokoan maupun kafe-kafe terlihat berjalan normal.
-
Ruang UMKM yang ada di Gedung PYCH karena merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah, terhadap Papua.
-
Jelang kedatangan Jokowi di Sentani, Kapolres Jayapura, AKBP Frederickus WA Maclarimboen, mengonfirmasi situasi terkini di Kota Sentani.
-
Berdasarkan Pantauan Tribun-Papua.com, para aparat TNI-Polri sudah berjaga sejak pukul 06.00 WIT pagi hingga saat ini 10.37 WIT siang ini.
-
Diketahui, sebanyak 3.600 personel TNI dan POLRI siap mengamankan kunjungan kerja orang nomor satu di Indonesia itu di Jayapura dan Keerom.
-
Semua pihak harus mempersiapkan diri dan melakukan hal-hal baik dalam menyambut Presiden Jokowi.
-
Pengakuan Agustinus Meraudje, tanahnya dipakai sejak 2016 hingga saat ini Pemerintah Provinsi Papua belum membayar uang ganti rugi.
-
Lantas, ribuan personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu nantinya.