Jumat, 24 April 2026

Krisis Kesehatan di Jayawijaya

DPRK Jayawijaya Temukan Krisis Medis saat Kunker Puskesmas Usilimo

Dalam kesempatan tersebut, Agus Logo meninjau langsung operasional pelayanan kesehatan dan berdialog dengan tenaga medis serta

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Hubby
LAYANAN KESEHATAN DI JAYAWIJAYA - Ketua Komisi C Agus Logo Usai melakukan kunjungan kerja saat melakukan foto bersama di depan Puskesmas Usilimo pada Jumat, (24/4/2026). Agus minta pemerintah benahi infrastruktur, sarana, dan SDM di puskesmas tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Kunker Pengawasan: Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya meninjau langsung pelayanan Puskesmas Usilimo.
  • Fasilitas Rusak: Ditemukan kendala akses air bersih serta kerusakan bangunan dan alat medis.
  • Krisis Pegawai: Terjadi kekurangan tenaga dokter dan perawat yang menghambat pelayanan warga.
  • Desakan Evaluasi: DPRK meminta pemerintah daerah segera memprioritaskan perbaikan infrastruktur dan SDM.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Agus Logo, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Puskesmas Usilimo, Distrik Usilimo, pada Jumat (24/4/2026). 

Kunjungan ini dalam rangka pengawasan serta memperkuat kemitraan dengan dinas terkait di sektor kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Logo meninjau langsung operasional pelayanan kesehatan dan berdialog dengan tenaga medis serta masyarakat setempat. 

Melalui kunjungan ini, legislator ikut memetakan tantangan nyata yang dihadapi dalam pelayanan kesehatan di wilayah distrik tersebut.

Baca juga: Jefry Bisai Jawara Balap Motor Tempel HUT Polda di Pantai Nabire

Di sana terungkap bahwa sejumlah hambatan perlu mendapat atensi sesegera mungkin dari pemerintah daerah.

Beberapa poin yang disoroti oleh Komisi C antara lain:

1. Infrastruktur dan Utilitas: Keterbatasan akses air bersih serta adanya kerusakan pada bagian bangunan puskesmas yang memerlukan rehabilitasi.

2. Sarana Penunjang: Fasilitas pelayanan yang dinilai belum memadai serta minimnya ketersediaan alat-alat medis.

3. Sumber Daya Manusia: Defisit tenaga medis, khususnya dokter dan perawat, yang menjadi kendala utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Baca juga: KNPB Tuntut Penghentian Operasi Militer Demi Keselamatan Warga Sipil

Menanggapi temuan tersebut, Agus Logo menegaskan bahwa kondisi ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah. 

Oleh karena itu dia menekankan bahwa kualitas pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda, terutama bagi masyarakat di wilayah distrik yang memiliki keterbatasan akses.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bahwa setiap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam sektor kesehatan, dapat menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujar Agus Logo saat meninjau lokasi.

Agus Logo memastikan bahwa seluruh temuan ini akan dirangkum dan segera disampaikan kepada pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan strategis.

Baca juga: Tangis Bupati Puncak Elvis Tabuni Pecah di Pengungsian, “Rakyat Saya Tidak Salah!"

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved