ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pekerjaan 4 Venue PON 2020 Papua Dikebut, Berikut Progresnya

Arena olahraga tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 20 Oktober-2 November tahun 2020.

Dok. Kementerian PUPR
Progres pembangunan arena olahraga di Papua 

TRIBUNPAPUA.COM - Pembangunan empat arena olahraga di Papua tengah berlangsung.

Arena olahraga tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 20 Oktober-2 November tahun 2020 mendatang.

Keempat arena tersebut adalah arena aquatic dan Istora Papua Bangkit di kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan venue Cricket dan Lapangan Hockey (indoor dan outdoor) di kompleks olahraga Doyo Baru, Distrik Waibu.

Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 936,8 miliar.

"Pembangunan infrastruktur dalam rangka mendukung PON XX 2020 di Papua, harus diperhatikan secara detail mulai dari tahap desain, tahap pembangunan hingga tahap pengawasannya," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tetrulis yang diterima Kompas.com, Senin (24/6/2019).

Progres pembangunan arena olahraga di Papua
Progres pembangunan arena olahraga di Papua (Dok. Kementerian PUPR)

Timnas Indonesia Bakal Berlaga di Papua untuk Pertama Kalinya Sepanjang Sejarah

Progres pembangunan salah satu venue yakni Istora Papua Bangkit saat ini mencapai 25,3 persen atau lebih cepat dari rencana 23,4 persen.

Pengerjaannya sendiri sekarang masuk tahap pengecoran lantai kerja dan pembesian tie beam.

Adapun pengerjaannya dilakukan oleh PT PP (Persero) dengan total kontrak sebesar Rp 257,5 miliar, konsultan manajemen sebesar Rp 4,8 miliar, dan pengawasan berkala sebesar Rp 1,4 miliar.

Total anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 263,8 miliar dan ditargetkan selesai pada tahun 2020.

Sementara pembangunan arena kriket dan lapangan hoki baik indoor maupun outdoor mencapai 13 persen atau lebih cepat 9,2 persen.

Adapun biaya pembangunan yang dikeluarkan sebesar Rp 283,4 miliar dan terbagi dalam tiga kontrak yakni konstruksi sebesar Rp 277 miliar, konsultan manajemen Rp 4,9 miliar dan pengawasan berkala sebesar Rp 1,5 miliar.

Progres pembangunan arena olahraga di Papua
Progres pembangunan arena olahraga di Papua (Dok. Kementerian PUPR)

Soal Pergerakan Mayoritas Warga dari Nduga ke Wilayah Lain, Kodam Cenderawasih: Mereka Bermigrasi

Hingga saat ini, masih dilakukan pengerjaan pengecoran pile cap arena kriket, pengecoran borepile Hockey Indoor, pengecoran kolom beton Hockey Outdoor, dan bekisting GWT Hockey Indoor dan Hockey Outdoor.

Lebih lanjut, konstruksi Arena Aquatic ditargetkan rampung pada Juli tahun 2020. Progres pembangunannya sendiri saat ini mencapai 16,4 persen dengan biaya pembangunan yang berasal dari dana APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 389,6 miliar.

Kelak jika rampung, arena ini akan dilengkapi dengan fasilitas pool yang sesuai standar Federation Internationale de Natation (FINA) yang merupakan induk organisasi internasional olahraga renang.

Fasilitas yang diberikan antara lain papan skor dari Italia, peralatan sistem waktu dari Swiss, dan lampu LED standar FIFA dari Jerman dengan kekuatan 1.800 Lux.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved