Kerusuhan di Papua

Hari Ini, Satu Warga Negara Australia yang Terlibat Demo di Sorong Dideportasi

Satu warga negara Australia bernama Cheryl Melinda Davidson (36) yang terlibat demo di Sorong, Papua, akan dideportasi ke negaranya.

Hari Ini, Satu Warga Negara Australia yang Terlibat Demo di Sorong Dideportasi
(KOMPAS.com/ISRUL PANCA ADITRA)
Kericuhan di depan Kantor Wali Kota Sorong, Papua, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Satu warga negara (WN) Australia bernama Cheryl Melinda Davidson (36) yang terlibat demo di Sorong, Papua, akan dideportasi ke negaranya, Rabu (4/9/2019) pukul 15.45 Wita.

Cheryl akan diterbangkan menggunakan maskapai Virgin Air dengan tujuan Darwin, Australia.

Sebelum dipulangkan ke negaranya, Cheryl sempat dititipkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jalan Uluwatu, Badung, selama dua hari yakni dari 2 September hingga 4 September 2019.

Empat WNA Asal Australia Dideportasi karena Ikut Unjuk Rasa di Sorong

Ia kemudian dibawa ke Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 12.30 Wita dan tiba sekitar pukul 13.00 Wita.

"Ya (di Rudenim) dari tanggal 2 karena tiket yang satu orang ini, Cheryl ini tanggal 4. Dua malam di Rudenim dan sudah dibawa ke bandara pukul 12.30 Wita," kata Kepala Imigrasi Kelas I Ngurah Rai Amran Aris, saat ditemui, Rabu.

Amran menjelaskan, dua hari yang lalu juga telah dipulangkan tiga WN Australia bernama Baxter Tom (37), Hellyer Danielle Joy (31), dan Cobbold Ruth Irene (25).

Penjelasan Polri soal 4 Warga Australia Ikuti Demo Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Sorong

Sementara Cheryl diberangkatkan terakhir karena berbeda maskapai dan tujuan.

Ia mengatakan, Melinda baru diberangkatkan hari ini karena Virgin Air rute Denpasar-Darwin tidak selalu ada setiap hari.

"Ini orang keempat, memang berangkat sesuai tiket yang ada pada yang bersangkutan 4 September ini karena pesawat Virgin Air tidak tiap hari, jadi ada waktu-waktunya, kemarin tidak bisa bersamaan. Bukan karena ada pengecualian yang ini ditunda satu hari karena apanya, karena tiket," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, tiga WN Australia dideportasi ke negaranya karena diduga terlibat aksi demo di Sorong pada 27 Agustus.

Alasan di Balik Pembatasan Akses Orang Asing ke Papua dan Papua Barat

Mereka dideportasi karena melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggalnya di Indonesia.

WN Australia ini masuk menggunakan bebas visa kunjungan yang kemudian ditemukan oleh penegak hukum dan aparat keamanan di Sorong ikut terlibat demo di Sorong.

(Kontributor Bali, Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Satu Lagi WN Australia yang Terlibat Demo di Sorong Papua Dideportasi

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved