Minggu, 26 April 2026

Kerusuhan di Papua

Tangkap Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora, Polisi Klaim Pakai Cara Humanis

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengklaim pihaknya menggunakan cara yang humanis saat melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Editor: Sigit Ariyanto
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap enam tersangka pengibar bendera bintang kejora di depan Istana saat demo pada Rabu (28/8/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengklaim pihaknya menggunakan cara yang humanis saat melakukan penangkapan terhadap para tersangka.

"Keenam tersangka itu ditangkap oleh anggota kita dengan cara-cara yang humanis ya," ujar Argo saat dikonfirmasi , Rabu (4/9/2019).

Penangkapan pertama dilakukan polisi terhadap Anes Tabuni dan Charles Kossay di mess mahasiswa Papua Depok.

Mahfud MD Sebut Kibarkan Bendera Bintang Kejora Tak Boleh Sembarangan: Kaitkan dengan Tujuannya

Menurut Argo penangkapan terhadap keduanya dilakukan sesuai prosedur.

Polisi juga menangkap dan melakukan penetapan tersangka terhadap Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Erina Elopere, Jubir Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta.

"Penangkapan pertama, Penangkapan secara prosedural, tidak menggunakan senpi dan membawa administrasi berupa sprin tugas serta sprin penangkapan," ungkap Argo.

Dalam penangkapan terhadap para tersangka, Argo mengklaim, pihaknya tidak menggunakan perbuatan yang mengandung unsur rasial. Dirinya juga menyebut polisi tidak menggunakan senjata api.

Buru Dalang Kerusuhan Papua, Wiranto: Kalau Masuk ke Indonesia, Benny Wenda Saya Tangkap!

"Penangkapan semuanya tidak ada dengan cara perbuatan rasial atau menggunakan senjata api," pungkas Argo.

Keenam tersangka itu sempat ditahan di Polda Metro Jaya namun saat ini sudah dipindah ke Mako Brimob, Depok.

Seperti diketahui, bendera Bintang Kejora, simbol Gerakan Papua Merdeka berkibar di depan Markas Besar TNI dan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Bendera itu dikibarkan oleh mahasiswa Papua di tengah aksi unjuk rasanya.

Ingin Papua Bebas dari Provokasi, Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Papua Gelar Aksi Dukung TNI-Polri

Aksi ratusan Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme itu melakukan aksi sejak pukul 12.00 WIB

Setelah menyampaikan pendapat, mereka membuka baju untuk menunjukkan simbol perlawanan dan mengibarkan tiga bendera Bintang Kejora di depan Mabes TNI dan Istana Merdeka.

Mereka kemudian berlari mengitari bendera tersebut sambil berteriak "Papua Merdeka!" dan menyanyikan lagu "Papua bukan Merah Putih, Papua Bintang Kejora”.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Klaim Pakai Cara Humanis Tangkap Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved