Bentuk Mental Juara, Atlet PON 2020 Mulai Jalani Character Building
Para atlet yang akan mengikuti PON XX Papua mulai menjalani Character Building untuk menanamkan jiwa juara bagi para atlet.
Penulis: Sigit Ariyanto | Editor: mohamad yoenus
TRIBUNPAPUA.COM - Para atlet yang akan mengikuti PON XX Papua mulai menjalani Character Building.
Character Building bagi atlet cabang olahraga merupakan program bagaimana menanamkan jiwa juara bagi para atlet yang akan turun pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke- XX tahun 2020 di Papua.
Dikutip TribunPapua.com dari laman resmi Pemprov Papua, Kamis (5/9/2019), Ketua Pusat Pembinaan dan Pelatihan Provinsi (Puslatprov) Papua, Brigadir Jenderal TNI Irham Waroihan berharap para atlet punya mental yang baik.
"Kita berharap dengan pelatihan ini atlet kita sebelum melakukan TC terpusat, sudah mempunyai mental yang baik, disiplin yang baik dengan momentum Papua juara," ungkap Irham Waroihan saat ditemui di lapangan upacara Dodik Bela Negara Rindam XVII Cenderawasih, Senin (02/09/2019).
• Ini Tiga Titik Digelarnya PON 2020 Papua, Sebelumnya Sempat Dipilih 10 Tempat
Program yang digagas oleh Puslatprov Papua bekerjasama dengan Rindam Cenderawasih XVII itu akan berlangsung dalam lima gelombang.
Di mana setiap gelombang berlangsung selama enam hari dengen diikuti sebanyak 200 atlet dari masing-masing Cabor proyeksi PON XX.
Pada tahap pertama, Senin (02/09/2019), diikuti 12 cabang olahraga seperti Wushu, Karate, Sepakbola, Tinju, Senam Aerobic Gymnastic, Rugby dan beberapa cabor lainnya.
Selain itu, dijelaskan Irham Waroihan, bahwa Puslatprov Papua juga akan memberikan pembinaan khusus bagi para atlet proyeksi medali emas, termasuk cabang olahraga perorangan.
• Aplikasi SIM PON Untuk Memudahkan Layanan Gelaran PON XX Papua
Pria yang juga menjabat sebagai Kasdam XVII Cenderawasih itu menuturkan, bahwa para atlet PON Papua akan ditanamkan militansi yang kuat menuju prestasi Papua mencapai target finis pada lima besar event olahraga nasional empat tahunan itu.
"Tentunya mempunyai disiplin, yang paling penting tidak pantang menyerah dan bagaimana di benak mereka memperjuangkan nama Papua, dan harus memiliki militansi Papua juara, berjuang meraih prestasi," ujarnya.
Ketua Binpres KONI Papua, Fredy Sokoy mengapresiasi program yang digagas oleh Puslatprov Papua tersebut.
Menurutnya, program Charcter Building merupakan yang pertama selama kontingen Papua mengikuti PON.
• Pemprov Papua Pastikan PON 2020 Hanya Digelar di Tiga Titik
"Ya, tentu kami KONI Papua melihat ini sebagai program yang sangat baik. Dan kegitan ini yang pertama kali dari beberapa kali kita mengikuti PON," ucapnya.
Sementara itu, ketua tim Psikologi, Kolonel Suyanto menjelaskan bahwa program Character Building sangat baik bagi para atlet saat tampil di atas ring maupun arena pertandingan.
"Taktik dan teknik sudah dibagun bersama pelatih, tapi secara psikologi dalam menghadapi pertandingan kita membekali para atlet kemampuan mental, bagaimna mengatasi stres, kecemasan, beban emosi, sehingga kemampuan yang dia punya bisa keluar," tandasnya.
(TribunPapua.com)