Kerusuhan di Papua

Instruksi Diplomat Jelaskan ke Dunia Papua Bagian dari NKRI: Tak akan Mundur Satu Sentimeter Pun

"Tugas para diplomat adalah menjelaskan mengenai situasi di negara kita. Termasuk situasi yang baru-baru ini terjadi di Papua," kata Retno.

Instruksi Diplomat Jelaskan ke Dunia Papua Bagian dari NKRI: Tak akan Mundur Satu Sentimeter Pun
Infomed Kemenlu RI
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi dalam penyelenggaraan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) 2019 di Bali, pada Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengatakan, pihaknya telah memerintahkan para diplomat untuk menjelaskan situasi yang terjadi di Papua kepada negara-negara lain.

Hal itu disampaikan Retno dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

"Tugas para diplomat adalah menjelaskan mengenai situasi di negara kita. Termasuk situasi yang baru-baru ini terjadi di Papua," kata Retno.

Retno mengatakan, para diplomat juga diperintahkan untuk memagari kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Gubernur Lukas Minta Proses Hukum 28 Pelaku Demo Anarkis Ditangani Polda Dan Kejaksaan di Papua

Ia mengatakan, pemagaran tersebut merupakan salah satu prioritas politik luar negeri.

"Para diplomat Indonesia punya pemahaman yang sama bahwa kita tidak akan mundur satu sentimeter pun untuk pemagaran kita terhadap NKRI. Saya yakin perjuangan ini akan didukung oleh semua rakyat Indonesia," ujarnya.

Retno mengatakan, seluruh rakyat Indonesia pasti menginginkan agar kondisi di Papua cepat kondusif.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan hal itu, Kemenlu sudah menyiapkan strategi.

Menhan Ryamizard Ryacudu Sebut Ada Kelompok Terafiliasi ISIS di Papua

"Mengenai strategi yang telah dan akan kita lakukan dalam konteks internasional, kita akan sampaikan secara tertutup," tutur dia.

Selanjutnya, Retno menegaskan, Papua dan Papua Barat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Ia mengatakan, apabila ada upaya pemisahan, itu merupakan peringatan bagi Indonesia.

"Papua dan Papua barat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Kalau ada hal terkait upaya pemisahan, ada call for referendum maka itu sudah merupakan red line, red line bagi kita semua," pungkasnya.

(Haryanti Puspa Sari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menlu Instruksikan Diplomat Jelaskan ke Dunia, Papua Bagian dari NKRI"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved