Kerusuhan di Papua

Pemilik Akun @AgusMatta2 yang Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua Mengaku Berjiwa Patriot

Agus ST, tersangka ujaran kebencian tentang Papua di media sosial, menuliskan hal yang menyinggung karena merasa memiliki patriotisme untuk Indonesia.

Pemilik Akun @AgusMatta2 yang Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua Mengaku Berjiwa Patriot
(KOMPAS.com/HIMAWAN)
Agus ST (tengah) saat dihadirkan dalam konferensi pers terkait kasus ujaran kebencian yang ditulisnya di media sosial di Mapolda Sulsel, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM, MAKASSAR - Wakil Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel AKBP Parojahan Simanjuntak mengatakan, Agus ST, tersangka ujaran kebencian tentang Papua di media sosial, menuliskan hal yang menyinggung karena merasa memiliki patriotisme untuk Indonesia.

"Untuk (motifnya) sementara pengakuan pelaku, dia memposting karena itu bentuk rasa patriotisme yang tinggi. Tapi patriotisme itu ditunjukkan dengan cara yang salah," kata Parojahan saat diwawancarai di Mapolda Sulsel, Kamis (5/9/2019).

Parojahan mengatakan polisi masih akan melakukan penyidikan untuk mendalami motif lain termasuk pihak-pihak tertentu yang diduga bekerja sama dengan Agus. 

"Ini masih pendalaman. Kami akan telusuri di Twitternya terkait dengan media asing yang berkomunikasi atau tidak," ujarnya. 

Pegawai Swasta di Makassar Ditangkap Polisi karena Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua

Agus kini berada di sel tahanan Mapolda Sulsel.

Setelah menangkap Agus, polisi juga menyita satu unit ponsel serta email dan password akun Twitter @AgusMatta2 milik Agus.

Agus disangkakan Pasal 45A Ayat 1 Juncto Pasal 28 Ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Pelaku terancam hukuman enam tahun penjara serta denda maksimal Rp 1 miliar.

Tanggapan Emil Dardak terkait Oknum ASN Pemkot Surabaya Tarsangka Rasial terhadap Mahasiswa Papua

Sebelumnya diberitakan, seorang pegawai swasta bernama Agus ST (40) ditangkap Tim Sub Direktorat 5 Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan, seusai memposting ujaran kebencian di media sosial.

Agus diduga menyebarkan kata-kata bermuatan rasial terhadap warga Papua di akun Twitter miliknya beberapa waktu lalu.

Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel AKBP Parojahan Simanjuntak mengungkapkan bahwa ujaran kebencian yang diunggah Agus di Twitter dilakukan pada 29 Agustus 2019 lalu. 

Saat itu, Agus dengan menggunakan akun bernama @Agusmatta2 mengunggah ulang link berita yang diunggah akun berita luar negeri Al Jazeera tentang korban yang meninggal atas polemik di Papua.

(Kontributor Makassar, Himawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ngaku Berjiwa Patriot, Pegawai Swasta Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved