Polisi Amankan 3 Orang Pembawa Senjata Tajam di Manokwari dalam Operasi Patuh 2019

Polres Manokwari, Papua Barat, mengamankan tiga orang pemuda yang membawa senjata tajam dan ketapel beserta pelurunya, dalam Operasi Patuh 2019.

Polisi Amankan 3 Orang Pembawa Senjata Tajam di Manokwari dalam Operasi Patuh 2019
(KOMPAS.com/BUDY SETIAWAN)
Salah seorang pengendara yang kedapatan memakai gelang bercorak Bintang Kejora, dalam Operasi Patuh 2019 di Jalan Gunung Salju Amban. 

TRIBUNPAPUA.COM, MANOKWARI - Jajaran Kepolisian Polres Manokwari, Papua, mengamankan tiga orang pemuda yang membawa senjata tajam dan ketapel beserta pelurunya, dalam Operasi Patuh 2019, di Jalan Gunung Salju, Amban, Kamis (5/9/2019).

Selain mengamankan 3 orang tersebut, polisi juga menyita noken dan gelangan tangan yang bercorak bendera bintang kejora.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi mengatakan, untuk noken dan gelang tangan yang dipakai pengendara motor terpaksa harus disita, karena motifnya bercorak bintang kejora.

Maruf Amin Diyakini Bisa Lanjutkan Cara Gus Dur dalam Tangani Papua

"Bagi mereka yang kedapatan bawa senjata tajam tetap akan diproses, karena dikuatirkan akan digunakan untuk perbuatan negatif," kata Adam.

Operasi patuh yang dipusatkan di wilayah Amban, karena beberapa lokasi ini dijadikan titik kumpul massa.

Selain itu, di daerah ini juga tergolong sangat sedikit kesadaran tertib berlalu lintas.

Kapolri Sebut Demonstran yang Lebih Dulu Serang Aparat saat Terjadi Kerusuhan di Deiyai Papua

"Operasi Patuh ini untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas," kata Adam.

Operasi Patuh 2019 yang dilaksanakan di seluruh Polda se-Indonesia tersebut akan digelar selama 2 pekan.

Khusus Manokwari, operasi ini juga melibatkan personel Polantas, dan BKO Brimob Nusantara yang ditugaskan pasca kerusuhan yang terjadi pada 19 Agustus 2019 lalu.

(Kontributor Kompas TV Manokwari, Budy Setiawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Operasi Patuh, Polisi Amankan 3 Orang Pembawa Senjata Tajam di Manokwari"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved