Kerusuhan di Papua

Minta Polisi Pandang Veronica Koman sebagai Pembela HAM, Komnas HAM: Negara Harus Bisa Melihat

Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM Sandrayati Moniaga menyatakan, semestinya Veronica Koman dipandang sebagai pembela HAM oleh kepolisian.

Minta Polisi Pandang Veronica Koman sebagai Pembela HAM, Komnas HAM: Negara Harus Bisa Melihat
twitter.com/papua_satu
Veronica Koman 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Bidang Eksternal Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia Sandrayati Moniaga menyatakan, semestinya Veronica Koman dipandang sebagai pembela HAM oleh kepolisian.

Veronica Koman beberapa hari lalu ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan di Papua.

Dia dituding memprovokasi massa di Papua lewat media sosial saat terjadi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua oleh massa di Surabaya, Jawa Timur.

Padahal, menurut Sandra, yang dilakukan Veronica di media sosial merupakan pembelaan terhadap HAM mahasiswa Papua.

Anggota TNI Kenalkan Agama dan Toleransi Sejak Dini pada Anak-anak di Merauke Lewat Sekolah Minggu

"Pembela HAM dalam mekanisme PBB itu harusnya mendapatkan perlindungan lebih dari negara," ujar Sandrayati saat ditemui di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).

"Negara harus bisa melihat bahwa mereka punya peran dalam HAM," kata dia.

Sandra meminta polisi atau pemerintah tidak menindak Veronica saat dia menjalankan perannya sebagai pengacara dan pembela HAM.

"Pemerintah harus memastikan semua proses itu sesuai peraturan perundangan yang ada. Semua warga memiliki hak yang sama, tapi dalam konteks ini harus ada perlindungan bagi pembela HAM, harus dilihat perannya Veronica seperti itu," ucap Sandra.

Pemprov Akan Utus Tim untuk Temui Mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Surabaya

Selain itu, Sandrayati juga menyangsikan sangkaan pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang digunakan polisi kepada Veronica.

Veronica juga dijerat dengan KUHP dan UU Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Halaman
12
Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved