Kerusuhan di Papua

Lukas Enembe Sebut Penjarahan Kantor Gubernur Sudah Direncanakan: Masa Sudah Siap Speed Boat?

Penjarahan kantor gubernur di Jalan Soa Siu Dok II Jayapura oleh masa demonstran pada Kamis (29/8/2019) lalu, dinilai sudah direncanakan secara rapi.

Lukas Enembe Sebut Penjarahan Kantor Gubernur Sudah Direncanakan: Masa Sudah Siap Speed Boat?
www.papua.go.id
Penjarahan Kantor Gubernur Papua 

TRIBUNPAPUA.COM - Penjarahan kantor gubernur di Jalan Soa Siu Dok II Jayapura oleh masa demonstran pada Kamis (29/8/2019) lalu, dinilai kepala daerah sudah direncanakan secara rapi oleh pihak-pihak tertentu.

Dikutip TribunPapua.com dari laman resmi Pemprov Papua, Kamis (12/9/2019), hal itu terbukti dari seluruh hasil jarahan massa demonstran, yang diketahui dibawa lari lewat jalur laut dengan perahu bermotor atau speed boat.

"Kita dapat laporan kenapa orang (pendemo,red) sudah siap speed boat (perahu bermotor) di laut (pantai depan Kantor Gubernur Dok II Jayapura). Ini orang (pendemo,red) sudah rencana jahat (untuk menjarah)" ujar Lukas, dalam keterangannya kepada pers, Selasa (10/9/2019).

Kritik Rencana Pembangunan Istana Presiden di Papua, Natalius Pigai: Itu Usulan Tidak Jelas

"Masakan datang demonstrasi sudah siap speed boat? Tapi itulah yang terjadi," sesal Lukas.

Ia katakan, sampai saat ini masih menunggu laporan jumlah kerugian akibat penjarahan aset di seluruh ruangan kantor gubernur.

Hasil laporan kemudian akan disampaikan kepada institusi terkait untuk dilakukan penghapusan aset, agar tak menjadi temuan saat audit BPK.

Polisi Tangkap Ketua KNPB Mimika Steven Itlay, Ini Perannya dalam Kerusuhan di Jayapura

Sebelumnya, Sekda Papua Hery Dosinaen prihatin dengan aksi demo berujung rusuh dan penjarahan di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Kamis pekan lalu.

Belum diketahui nominal kerugian atas penjarahan, namun akibat aksi oknum tak terpuji itu, aktivitas pelayanan sempat lumpuh.

Sebagian besar CPU komputer juga dibawa pulang oleh oknum yang memanfaatkan situasi saat demo menyikapi dugaan tindakan rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur serta protes mematikan jaringan internet.

Pasca demo pula, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Gubernur Dok II Jayapura, masih enggan berkantor karena trauma.

(TribunPapua.com)

Penulis: Sigit Ariyanto
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved