Wiranto Ditikam

Sahabat Ungkap Sosok SA, Penusuk Wiranto, Tolak Pancasila dan Ingin ke Suriah

SA (51) dikenal sebagai orang pintar. Dia menyelesaikan kuliahnya di fakultas hukum di sebuah universitas ternama di Sumatera Utara.

Sahabat Ungkap Sosok SA, Penusuk Wiranto, Tolak Pancasila dan Ingin ke Suriah
Istimewa/Tribunnews
Wiranto ditikam orang tak dikenal di Pandeglang Banten 

Tak sampai di situ, orangtua Yuni melaporkannya melakukan telah mengambil anak orang sehingga ditahan selama tiga bulan di penjara.

Dipangku Ajudan Menuju Rumah Sakit, Wiranto Masih Sadar setelah Dapat 2 Tusukan

"Orangtua Yuni kan tak setuju dengan hubungan mereka. Keluarga Yuni berontak. Diambil lah Yuni sama orangtuanya, dikasuskan dia sama orangtuanya karena melarikan orang. Dipolisikan," katanya.

Di tahun 2013, lanjut Alex, SA pernah bercerita tentang sesuatu yang disebutnya sebagai 'saudara-saudara' di Suriah dan berkeinginkan untuk ikut berjihad.

Menurutnya, SA juga pernah mengatakan adanya sebuah proyek di Sulawesi Selatan namun batal.

"Kalau itu jadi, nanti akan digunakannya untuk pergi ke Suriah. Kalau saya, jihad itu ya untuk keluarga," katanya.

Menolak Pancasila dan pemimpin kafir

Alex mengatakan, saat itu SA juga menyebut dirinya tidak menyukai Pancasila.

Tak Ada Pengamanan Ekstra untuk Presiden Jokowi Pasca-Penusukan Wiranto

Pemimpin-pemimpin juga kafir. Di situ dia tidak sepakat dan mengaku NKRI harga mati.

"Dia nunjukin seperti bendera, panji hitam itu. Menolak Pancasila, tapi saya berbeda pendapat. Saya tetap NKRI harga mati," katanya.

Di tahun 2015, dia ketemu dengan istrinya yang bercadar.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved