ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Mahfud MD Ungkap Hasil Diskusi dengan Tito Karnavian soal Habib Rizieq

Mahfud MD menuturkan bahwa para menteri telah berdiskusi perihal polemik pemimpin organisasi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Penulis: Roifah Dzatu Azmah | Editor: mohamad yoenus
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Mahfud MD - Mahfud MD menuturkan bahwa para menteri telah berdiskusi perihal polemik pemimpin organisasi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 

"Dengan adanya statement (Mahfud) itu, Dubes Saudi datang ke tempatnya Pak Mahfud sekaligus mengklarifikasi dan menegosiasi. Saya tidak tahu isi negosiasinya, tapi saya perkirakan itu," kata Sugito.

"Dalam posisi ini (pernyataan Mahfud), berarti Pemerintah Saudi dipermasalahkan bahwa seakan-akan Rizieq dicekal oleh mereka sehingga mungkin ini inisiatif duta besar Saudi di Jakarta untuk menemui Menko Polhukam," ujar dia.

Sugito mengatakan, Rizieq Shihab berupaya pulang ke Indonesia sebelum visanya berakhir pada 20 Juli 2018.

Upaya itu dilakukan ada 9, 15, dan 19 Juli 2018.

Saat itu, kata dia, bahkan belum ramai soal isu cegah atau tangkal terhadap Rizieq.

Dengan demikian, Sugito menilai Rizieq tak bisa pulang karena ada upaya pihak tertentu.

Oleh karena itu, ia pun berharap pertemuan Mahfud dengan Dubes Arab Saudi menghasilkan langkah tepat untuk pemulangan Rizieq Shihab tanpa saling menyalahkan.

(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa/ Deti Mega Purnamasari)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fadli Zon: Masak Satu Orang Saja Tidak Bisa Dipulangkan...",  dan "Pengacara: Jika Ada Masalah dengan Arab Saudi, Rizieq Shihab Seharusnya Dideportasi"

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved