Ini Kata Anies Baswedan soal Anthony Winza Dilaporkan karena Ungkap Anggaran Komputer DKI Rp 128,9 M

Anggaran DKI Jakarta kembali menuai kontroversi, kali ini mengenai pengajuan anggaran Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta.

Ini Kata Anies Baswedan soal Anthony Winza Dilaporkan karena Ungkap Anggaran Komputer DKI Rp 128,9 M
TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara Awarding Night Padmamitra+ Awards 2019 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019). Padmamitra Awards merupakan penghargaan pemerintah terhadap badan usaha yang telah menyelenggarakan CSR di bidang kesejahteraan sosial. 

TRIBUNPAPUA.COM - Anggaran DKI Jakarta kembali menuai kontroversi, kali ini mengenai pengajuan anggaran Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta.

Sebelumnya, saat rapat Komisi C DPRD DKI Jakarta mengajukan anggaran sebesear Rp 128,9 miliar untuk pengadaan seperangkat komputer.

Selain Anies Baswedan, Rocky Gerung Prediksi 2 Tokoh Ini Bakal Masuk Bursa Pilpres 2024, Siapa Saja?

Terkait hal itu, anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta fraksi PSI, Anthony Winza Prabowo dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta fraksi Gerindra, Andyka menyebut Komisi C telah sepakat melaporkan Anthony karena dianggap menyebarkan berita bohong kepada publik setelah mengumbar RAPBD DKI Jakarta terkait anggaran komputer yang mencapai Rp 128,9 miliar.

Padahal pembahasan soal anggaran komputer telah disampaikan dalam rapat bersama dengan Komisi C.

"Kita akan lakukan, jadi langkah-langkah politis yang akan kita lakukan adalah kita akan melaporkan ke BK," jelas Andyka dalam tayangan yang diunggah KompasTV, Sabtu (7/12/2019).

Selain melaporkan ke BK, Andyka juga menuturkan pihaknya akan mengambil langkah administratif.

Yakni meminta kepada pimpinan partai untuk mengevaluasi Anthony di Komisi C.

Andyka justru menyebut apa yang dilakukan oleh Anthony adalah untuk cari panggung.

"Jadi menurut saya, kalau dibilang cari panggung, ya cari panggunglah. Melakukan kebohongan publik karena tidak paham, kan seperti itu," terangnya.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved