Menhub Budi Karya Soroti Kasus Ari Askhara: Kementerian BUMN Harus Berhati-hati Menempatkan Direksi

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan kejadian penyelundupan yang terjadi di Maskapai Garuda mempunyai makna yang penting.

TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Menhub Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan kejadian penyelundupan yang terjadi di Maskapai Garuda mempunyai makna yang penting. 

Menurut Sri Mulyani, pihak bea cukai hingga kini masih melakukan penelitian lebih lanjut terhadap pihak ground hendling dan juga nama dari penumpang yang masuk ke dalam klaim tax tersebut.

"Kami mengatakan suadara SAS mengaku, barang ini dibeli melalui akun IB."

"Jadi katanya memang sudah lama akan melakukan pembelian melalui akun IB," ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menuturkan setelah pihaknya melakukan pengecekan, SAS mengaku pihaknya tidak mendapatkan kontak penjual yang didapat melalui akun IB.

Selain itu, diungkapkan oleh Sri Mulyani, SAS memiliki hutang bank sebesar Rp 300 juta, yang dicairkan pada bulan Oktober lalu.

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Pernah Janji Beri Koper Tumi Seharga Rp 10 Juta untuk 3.500 Awak Kabin

Uang tersebut digunakan oleh SAS untuk merenovasi rumah.

Kemudian ditemukan transfer uang yang dilakukan SAS ke rekening istrinya sebanyak tiga kali, senilai Rp 50 juta.

Sri Mulyani menuturkan jika sebenarnya SAS ini tidak mempunyai hobi motor, tapi mengimpor Harley Davidson.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan, SAS sebenarnya memiliki hobi sepeda.

Fakta lain yang ditemukan adalah, adanya transaksi keuangan yang ditengarai memiliki hubungan terhadap inisiatif untuk membeli dan membawa motor tersebut ke Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved