Breaking News:

2 TNI Gugur Ditembak KKB di Papua, Kapuspen Pastikan TNI Tak Terpancing: Kita Tak akan Ikut Brutal

Kapuspen TNI memastikan pasukan TNI tidak akan terpancing dengan tindakan KKB yang menembak 2 prajurit di Intan Jaya Papua.

TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi, Mabes TNI akan membentuk Tim Bantuan Hukum yang akan bekerjasama dengan Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Sisriadi memastikan pasukan TNI yang melakukan operasi perbantuan Penegakan Hukum kepada Kepolisian dan operasi pasukan pengamanan perbatasan di Papua tidak akan terpancing dengan tindakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang beberapa hari lalu membunuh dua anggota TNI di Intan Jaya Papua.

Ia pun memastikan pasukan TNI yang tengah menjalankan dua operasi tersebut bertindak secara profesional dan tetap mematuhi standard-standard Hak Asasi Manusia.

Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya Papua, 2 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat

"Kita tidak lihat tindakan itu brutal atau tidak brutal, kita liat Standard Operational Procedure (SOP), lalu ada namanya rules of engagement," kata Sisriadi di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat (20/12/2019).

"Jadi kita tidak ikut brutal, karena kita profesional. Jadi semua tindakan terukur melalui prosedur standard, law of engagement, dan standar-standard HAM kita gunakan.

"Kalau brutal tidak usah jadi TNI. TNI tidak brutal, TNI profesional."

Diberitakan sebelumnya, Dua prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Gakum) TNI bersama Polri gugur dalam kontak tembak dengan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ketika melaksanakan tugas dalam menjaga keamanan warga Papua jelang perayaan Natal.

Kapolda Sebut KKB yang Terlibat Baku Tembak di Papua adalah Kelompok Pimpinan Lekagak Telenggen

Kontak tembak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua terjadi pada Selasa (17/12/2019) sekira pukul 15.30 WIT.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman mengungkapkan Satgas Gakum TNI bersama Polri sebelumnya beberapa kali mendapat informasi dari warga masyarakat Sugapa bahwa warga masyarakat yang sedang melaksanakan persiapan perayaan Natal mendapat gangguan keamanan.

"Gangguan keamanan itu berupa intimidasi, kekerasan fisik, perampokan, pemerkosaan dan perampasan serta penjarahan harta benda yang dilakukan oleh KKB," kata Rahman dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Rabu (18/12/2019).

"Diduga adalah pelaku penembakan terhadap tiga tukang ojek pada bulan Oktober 2019."

Lettu Erizal Sidabutar Gugur Ditembak KKB di Papua, Ini Firasat Calon Istri dan Penyesalan sang Ibu

Rahman nelanjutkan, Satgas Gakum TNI bersama Polri meningkatkan kegiatan patroli pengamanan di tempat yang diduga menjadi basis kegiatan KKB untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan melindungi keselamatan dan memberikan rasa aman kepada warga terutama menjelang perayaan Natal.

"Pada saat melaksanakan patroli keamanan, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan dua prajurit TNI gugur yaitu Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky," kata Taibur.

Selain itu ia mengatakan, pasca kontak tembak Satgas Gakum TNI-Polri terus melakukan pengejaran untuk menangkap anggota KKB yang melarikan diri ke dalam hutan dan memastikan terjaminnya keamanan masyarakat menjelang perayaan Natal.

Prajurit TNI Rukur Sidabutar Gugur Ditembak KKB di Papua, Ibu Histeris: Ngapain Kau Jadi Tentara

(Tribunnews.com/Gita Irawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dua Anggota TNI Gugur di Intan Jaya, Kapuspen Pastikan TNI Tidak Akan Terpancing

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved