Ferdinand Curiga Jiwasraya Mendadak Rugi di Akhir Periode Pertama Jokowi: Ke Mana Kemenkeu?

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean merasa janggal terkait Jiwasraya yang mendadak mengalami kerugian besar.

Ferdinand Curiga Jiwasraya Mendadak Rugi di Akhir Periode Pertama Jokowi: Ke Mana Kemenkeu?
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, di Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUNPAPUA.COM - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean merasa janggal terkait Jiwasraya yang mendadak mengalami kerugian besar.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube Talk Show tvOne, Ferdinand juga mempertanyakan di mana keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian BUMN maupun Kementrian Keuangan.

Mulanya, Ferdinand menyanggah pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut permasalahan Jiwasraya ada sejak era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ahok Pamer Foto Bareng Jokowi dengan Seragam Pertamina, Ini Hal yang Tengah Dibahas dengan Presiden

Ferdinand mengakui jika saat itu Jiwasraya memang sempat mengalami kerugian pada masa SBY.

Namun hal tersebut bisa diperbaiki dan sudah berhasil mendapatkan laba.

Dirinya menambahkan ketika pergantian ke pemerintahan Jokowi, Jiwasraya dikatakan oleh Ferdinand masih dalam kondisi yang baik.

Oleh karena itu, Ferdinand tidak ingin masalah yang sedang dialami oleh Jiwasraya saat ini mengkambinghitamkan masa pemerintahan SBY.

"Tidak ada lagi satu beban masalah apapun yang layak ditimpakan pada pemerintahan pak SBY," ujar Ferdinand.

"Karena Pak SBY menyelesaikan masalah dari sampai 2006 itu selesai utang yang besar sekitar 6,3 triliun diselesaikan dan 2010 dia sudah membukukan laba," jelasnya.

Namun Jiwasraya mendadak mengalami kerugian besar, di akhir masa pemerintahan Jokowi pada periode pertamanya.

Halaman
1234
Editor: mohamad yoenus
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved