Presiden PKS Ragukan Motif Pelaku Penyerang Novel Baswedan: Tidak Masuk Akal, Lebih Besar dari Itu

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman menilai motif pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan tidak masuk akal.

Presiden PKS Ragukan Motif Pelaku Penyerang Novel Baswedan: Tidak Masuk Akal, Lebih Besar dari Itu
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman memenuhi panggilan polisi sebagai saksi dalam kasus yang dilaporkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Selasa (23/10/2018). 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), Sohibul Iman menilai motif pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan tidak masuk akal.

Diketahui, pelaku penyiraman air keras Novel Baswedan menyebut Novel sebagai seorang pengkhianat.

Sehingga, Sohibul Iman menyebut kemungkinan ada alasan besar hingga pelaku menyiramkan air keras terhadap Novel Baswedan.

"Apalagi pengakuan dari yang bersangkutan dia tidak suka terhadap Novel, rasanya ini tidak masuk akal tidak suka sampai memberi air keras. Jadi ada yang lebih besar dari itu," kata Sohibul di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (29/12/2019), dikutip dari Kompas.com.

Haris Azhar Ungkap Kejanggalan Kasus Novel Baswedan, Hilangnya Cangkir, Motif hingga Pengakuan Saksi

Sohibul meminta polisi melacak kedua pelaku yang telah ditangkap sebelumnya.

Ia juga tak ingin penyidikan kasus Novel Baswedan ini dikatakan selesai setelah penangkapan kedua pelaku.

"Kan kita belum jelas apakah benar ini adalah pelakunya, ini kan harus dilacak, enggak bisa dia kemudian ditangkap ini, lalu kemudian persoalan sudah selesai," jelas Sohibul.

Sohibul iman
Sohibul iman (Danang Triatmojo)

Sohibul kemudian meminta Kapolri Idham Azis untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras tersebut dengan benar.

Menurutnya, masyarakat akan puas dengan kinerja polri jika berhasil mengungkap kasus Novel ini.

Alasannya, ia menyebut Kapolri sebelumnya yaitu Tito Karnavian belum bisa mengungkapkan, sehingga ia berujar kasus ini pasti bisa terungkap di tangan Idham Azis.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved