Breaking News:

Soal Kerja Sama RI dan Jepang di Natuna, Ali Ngabalin: Ini Bukan Upaya Halau Klaim China

Ali Mochtar Ngabalin menyatakan penjajakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Jepang di bidang perikanan di Natuna bukan halau klaim China.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Kompas.com
Ali Ngabalin 

TRIBUNPAPUA.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menyatakan penjajakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Jepang di bidang perikanan di Natuna, bukan upaya menghalau klaim China.

Ali mengatakan penjajakan kerjasama tersebut merupakan strategi pemerintah untuk jemput bola terhadap investasi di Indonesia atau Foreign Direct Investment (FDI).

TNI Kerahkan 3 Kapal Perang di Natuna, untuk Usir 30 Kapal Asing Pasca Kunjungan Jokowi

"Tidak. Kalau Indonesia itu terbuka untuk seluruh dunia. Negara Indonesia kan bebas aktif. Sepanjang dalam wilayah kedaulatan di Republik Indonesia dan negara mana saja yang mau bekerja sama dengan Indonesia dan mengakui wilayah kedaulatan Republik Indonesia, presiden mengatakan, dengan strategi baru yang tadi saya sebut, Foreign Direct Investment," kata Ali usai diskusi di kawasan Menteng Jakarta Pusat pada Minggu (12/1/2020).

Ia pun mengatakan, terkait strategi jemput bola investasi tersebut, Ali juga mengatakan Pemerintah Indonesia terbuka dengan negara manapun selama memenuhi syarat, termasuk dengan China.

"Tentu kita tunggu lagi habis Jepang mana lagi. China monggo, tidak ada masalah," kata Ali.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Jepang, Motegi Toshimitsu di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat (10/1/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju, diantaranya adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Seusai Jokowi Berkunjung ke Natuna, TNI Sebut Kapal Asing Justru Bertambah: Bukan Malah Berkurang

Pertemuan kali ini disebut sebagai kunjungan Motegi Toshimitsu pertama ke Indonesia sebagai Menteri Luar Negeri.

Mengawali pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Motegi Toshimitsu atas jabatan barunya sebagai Menteri Luar Negeri Jepang.

"Selamat datang di Jakarta dan selamat atas tugas baru sebagai Menteri Luar Negeri," ujar Jokowi mengawali pertemuan tersebut dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved