Remaja Ini Pecah Ketuban di Atas Motor dan Buang Bayinya, Penjara 15 Tahun Menanti

Kasus aborsi yang dilakukan muda-mudi di Denpasar telah sampai di meja sidang. Keduanya kedapatan membuang bayi yang dilahirkan sang wanita di jalan.

Remaja Ini Pecah Ketuban di Atas Motor dan Buang Bayinya, Penjara 15 Tahun Menanti
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Pembunuhan Bayi 

TRIBUNPAPUA.COM - Kasus aborsi yang dilakukan muda-mudi di Denpasar telah sampai di meja sidang.

Luki Pratama (19), dan kekasihnya Mega Ayu Sekarwangi (18) kerap menunduk saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (16/1/2020).

Ayah dari Janda yang Dibunuh Kekasihnya Simpan Dendam: Nyawa Dibayar Nyawa

Atas perbuatan keduanya sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), mereka pun terancam 15 tahun penjara.

"Para terdakwa yang melakukan, menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja melakukan aborsi terhadap anak yang masih dalam kandungan dengan alasan dan tata cara yang tidak dibenarkan oleh UU," mengutip dakwaan tunggal Jaksa Heppy.

 

Ibu Muda dan Kekasihnya Kurung Bayi hingga Tewas di Toilet, Polisi Sebut Korban Tak Makan Seminggu

Kronologi Kejadian

Pada Minggu (6/10/2019), Luki dan Mega telah membuah kabang bayinya sekitar pukul 23.45 WITA di di Jalan Kresek Gang Ikan Teri, Sesetan, Denpasar Selatan.

Di dalam persidangan terungkap, bayi yang dibuang adalah anak kandung dari Mega, hasil huhungannya dengan Luki yang dipaksa lahir sebelum waktunya.

Awalnya, Mega tidak haid sejak April 2019.

Keduanya pun tidak menginginkan adanya kehadiran bayi itu.

Lalu Mega dan Luki sepakat menggugurkan kandungan itu.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved