Viral Fenomena Langit Oranye di Karawang, Ini Penjelasan BMKG
Fenomena langit berwarna oranye di sejumlah wilayah di Karawang, Jawa Barat, viral di media sosial Instagram, Kamis (16/1/2020).
TRIBUNPAPUA.COM - Fenomena langit berwarna oranye di sejumlah wilayah di Karawang, Jawa Barat, viral di media sosial Instagram, Kamis (16/1/2020).
Berdasarkan akun Instagram @infokrw memposting foto sebuah tempat dengan keadaan langit berwarna oranye.
Akun tersebut menuliskan caption "Langit berwarna oren sore ini di CKM Klari, Karawang, ada yang melihatnya juga? foto dari @agieeeeeeeeee"
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, foto dalam unggahan tersebut berada di seberang Gerbang Perumahan Griya Kondang Asri, Desa Kondang Jaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.
• Viral di Medsos, Awan Hitam Besar di Langit Surabaya Disertai Angin Kencang, Ini Kata BMKG
Adanya fenomena langit berwarna oranye tersebut juga diamini warganet yang mengomentari postingan tersebut.
"Saya melihat di daerah gorowong suhud hidayat," ujar @farrelasshidik.
"Di Loji juga sama min," ujar @psani0407
Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan perihal kenapa langit bisa berwarna oranye.
Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya mengungkapkan, matahari lebih banyak di spektrum oranye sehingga yang muncul warna oranye.
• BMKG Prediksi Iklim Tahun 2020 dan Berikan 4 Rekomendasi untuk Antisipasi Dampak Buruk
Hal ini diakibatkan adanya molekul dan partikel kecil pada atmosfer.
Di siang hari, apabila matahari jauh dari horizon (ufuk) maka warna langit berwarna biru.
Kemudian saat Petang, ketika matahari dekat dengan horizon, maka semakin banyak warna biru terhambur.
"Maka biasanya ketika matahari tenggelam langit menjadi kemerahan. Karena merah memiliki panjang gelombang paling panjang," kata Tony saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/1/2020).
• BMKG Ingatkan Potensi Karhutla di Dua Provinsi Ini pada Awal 2020
Kemudian, kata Tony, pada kondisi tertentu, seperti musim hujan, mendukung langit pada sore hari menjadi berwarna oranye atau keunguan bukan kemerahan.
Hal itu disebabkan oleh banyak partikel air (kelembapan tinggi), awan, dan debu di atmosfer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/fenomena-alam-berwarna-oranye-di-karawang.jpg)