Rabu, 22 April 2026

Prabowo Subianto Tanggapi Jokowi yang Sebut Sandiaga Uno Capres 2024: Masih Jauh Itu

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merespons kode Presiden Joko Widodo soal kesempatan Sandiaga Uno menang di Pilpres 2024.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merespons kode Presiden Joko Widodo soal kesempatan Sandiaga Uno menang di Pilpres 2024.

Ia mengatakan itu bukan hal yang mustahil.

"Bisa saja," kata Prabowo di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Respons Kritik PKS untuk Prabowo, Wasekjen Gerindra: Caper, Cari Perhatian

Namun, Prabowo enggan menanggapi lebih jauh soal pencapresan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu.

"Masih lama, masih lama itu," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi memberikan isyarat bahwa Sandiaga akan memenangkan Pilpres 2024.

Isyarat itu disampaikan Jokowi saat meresmikan pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Mulanya, Jokowi berseloroh bahwa ada kader Hipmi yang hadir dalam acara tersebut akan menjadi kandidat capres pada Pilpres 2024.

Namun, Jokowi tak menyebutkan nama. Mantan Gubernur DKI itu hanya memberikan isyarat bahwa calon kuat penggantinya sebagai presiden ialah yang baru saja berdiri.

Pantauan Kompas.com, hanya Sandiaga yang berdiri saat Jokowi berpidato.

Gerindra Tanggapi Kritik PKS soal Kunjungan Kerja Prabowo ke 7 Negara: Itu Atas Perintah Presiden

"Bahwa yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya dan saya meyakini itu. Tapi, saya tidak menyebutkan orangnya siapa. Hanya tadi yang baru saja berdiri tadi (Sandiaga) kira-kira," ujar Jokowi lantas disambut tepuk tangan kader Hipmi.

Sandiaga pun menilai pernyataan Presiden Jokowi yang mengisyaratkan dirinya bakal menang pada Pilpres 2024 hanya candaan.

"Ya mungkin Pak Presiden guyon (bercanda) ya tadi. Atau mungkin Pak Presiden ingin membesarkan hati saya. Pak Presiden orangnya baik," ujar Sandiaga yang juga hadir dalam acara tersebut.

Sandiaga pun mengatakan, Pemilu 2024 masih jauh. Ia menilai yang terpenting saat ini mereka yang berkeinginan maju pada Pilpres 2024 harus menunjukkan kerja nyata terlebih dahulu.

Kata Pengamat soal Ucapan Jokowi ke Sandi

Peneliti dan pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes menilai, isyarat Presiden Joko Widodo kepada Sandiaga sebagai kandidat kuat presiden 2024 hanya untuk menyenangkan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved