China Ungkap Ciri-ciri Orang yang Rentan Meninggal akibat Virus Corona Wuhan, dari 17 Korban Pertama
Komisi kesehatan China telah merilis detail kematian 17 korban pertama virus corona Wuhan pada hari Kamis (23/1/2020).
Update Senin (27/1/2020)
Pemerintah China menyatakan, korban meninggal akibat wabah virus corona mencapai 80 orang dengan lebih dari 2.300 orang terinfeksi.
Dilansir AFP Senin (27/1/2020), otoritas di Provinsi Hubei mengonfirmasi adanya 371 kasus serta 24 korban kematian yang baru.
• Penduduk Wuhan Ungkap Kondisi Kota Sebenarnya, Sebut Pemerintah China Tak Jujur soal Virus Corona
Jumlah 80 korban meninggal akibat virus corona merupakan lonjakan tajam setelah sehari sebelumnya (26/1/2020), China mengumumkan 56 kematian.
Selain itu, kasus baru yang diumumkan pemerintah Hubei membuat angka mereka yang terinfeksi mencapai lebih dari 2.300 orang jika digabung data dari otoritas pusat.
Beijing bergerak cepat melakukan langkah pencegahan setelah virus itu pertama kali tercatat di Wuhan, ibu kota Hubei, pada akhir Desember 2019.
Antara lain menutup Pasar Seafood Huanan, lokasi yang diyakini menjadi titik pertama penyebaran virus corona, di mana dijual hewan liar.
Kemudian, Wuhan dan belasan kota di sekitarnya juga ditutup, di mana otoritas lokal juga menghentikan layanan transportasi publik.
Sebanyak 1.230 dokter dan perawat dari seluruh negeri juga dikerahkan, dengan rumah sakit baru dikebut pembangunannya agar bisa digunakan dalam 8 hari ke depan.
• Virus Corona Hebohkan Dunia hingga China Isolasi Kota Wuhan, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Selain di China, patogen dengan kode 2019-nCov tersebut juga menyebar ke 12 negara. Antara lain Jepang, Vietnam, hingga AS.
Setidaknya ada enam negara yang berencana melakukan evakuasi warganya baik dari Wuhan maupun Hubei, baik melalui pesawat atau jalan darat.
(Kompas.com/ Shierine Wangsa Wibawa/ Ardi Priyatno Utomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap, Profil Orang yang Rentan Meninggal akibat Virus Corona Wuhan" dan "Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi"