Update Virus Corona Korban Tewas 132 Orang dan Tembus 5.974 Kasus, Xi Jinping: Iblis Ini Bersembunyi
Korban meninggal virus corona dilaporkan mencapai 132 orang, setelah China mengumumkan adanya kasus kematian baru.
Ribuan orang dari Wuhan, pusat dari wabah virus corona memilih untuk eksodus ke sejumlah negara.
Setidaknya, ada empat negara yang menjadi favorit mereka untuk kabur, hingga waktu yang tidak ditentukan.
• Ini yang Akan Terjadi saat Virus Corona Menjangkit Tubuh Manusia, Berikut Cara Penyebarannya
Empat diantaranya adalah Thailand, Hong Kong, Singapura dan Jepang. Sementara, satu provinsi dalam negeri yang menjadi favorit mereka adalah Provinsi Henan, hanya dua jam dari Wuhan.
Itu artinya, Wuhan kini hanya ditinggali separuh dari populasi yang mencapai 11 juta penduduk.
Alasan mereka tentu saja, menghindari penyebaran virus corona di tubuh mereka.

China Business News, media keuangan di China mengatakan, Thailand merupakan negara asing terfavorit untuk warga Wuhan, khususnya saat libur tahun baru, dari 30 Desember hingga 22 Januari.
Menurut data, kurang lebih 11 ribu orang terbang ke Bangkok dan turun di Bandara Suvarnabhumi. Sementara, 9 ribu lainnya turun di Bandara Internasional Don Mueang.
• China Mengaku Tak Miliki Cukup Alat Medis untuk Perangi Virus Corona di Garis Depan
Lebih lanjut, Bandara Changi Singapura menerima kedatangan 10.680 warga Wuhan dan Bandara Internasional Narita di Tokyo sebanyak 9.080 orang. 7.000 lainya terbang ke Hong Kong.
Jika dihitung secara domestik, di dataran China sendiri, setidaknya ada 3 provinsi yang menerima banyak migran dari Wuhan, yakni Provinsi Henan, Hunan dan Anhui. Ini terlihat dari maps Baidu.
Di Provinsi Henan, kota yang menjadi favorit mereka adalah Xinyang, Nanyang, Zhumadian, Zhoukou dan Shangqiu. Di Hubei sendiri, Kota Xiaogan dan Huanggang cukup popular di mata mereka.

Warganegara China memang terbiasa untuk menghabiskan waktu bersama keluarga ketika masa liburan. Mereka biasanya akan pergi ke negara di Asia Tenggara.
Maka, Kedutaan Besar China di Thailand telah mewanti-wanti warganya untuk mengikuti prosedur karantina di bandara Thailand.
Mereka juga diminta untuk membuat daftar perjalanan baru. Sebab, banyak penerbangan antar kedua negara yang telah dibatalkan.
Di belahan dunia lain, tepatnya di Kepulauan Pasifik, sejumlah negara telah mengeluarkan peraturan yang ketat terkait kedatangan warga China.
• Penjaga Pasien Virus Corona di Hong Kong Diundi, Perawat Ini Mengaku Justru Senang karena Hal Ini
Di negara Pulau Marshall misalnya, siapapun yang datang atau transit dari China, wajib dikarantina selama 14 hari sebelum diperbolehkan masuk ke negara tersebut.