Penjaga Pasien Virus Corona di Hong Kong Diundi, Perawat Ini Mengaku Justru Senang karena Hal Ini
Wabah Virus Corona membuat kepanikan dan ketakutan bagi para masyarakat di seluruh dunia khususnya negara dekat China.
TRIBUNPAPUA.COM - Wabah Virus Corona membuat kepanikan dan ketakutan bagi para masyarakat di seluruh dunia khususnya negara dekat China, karena tingginya kemungkinan tertular virus tersebut.
Hal yang sama dirasakan oleh beberapa staf medis di Hong Kong.
Dikutip TribunWow.com dari scmp.com, Selasa (28/1/2020), beberapa staf medis di Hong Kong menggunakan sebuah sistem undian untuk menentukan siapa yang harus bertugas mengurus pasien Virus Corona di ruang isolasi.
• 4 Fakta Hidangan yang Disebut Sumber Virus Corona, Ada Kepercayaan Darah Kelelawar Bisa Jadi Obat
Seorang dokter di Hong Kong, dr. Peter Wong (nama samaran) membeberkan alasan adanya undian tersebut.
Ia berujar penggunaan sistem undian karena tekanan yang begitu besar dirasakan oleh para staf medis dalam penanganan kasus Virus Corona.
Wong menambahkan wabah Virus Corona semakin menumpuk beban mereka.
Hal tersebut dikarenakan pasien-pasien dengan penyakit lain juga butuh perhatian yang sama.
"Pada waktu yang sama kita harus menangani pasien penyakit stroke dan gagal jantung," katanya.
Wong mengakui sistem undian itu rentan dicurang.
Ia menceritakan ada beberapa kasus di mana staf senior tidak perlu ikut dalam undian.
Suster Edward Cheung menjelaskan bagaimana setiap dokter dan perawat di rumah sakit tempatnya bekerja memilki jadwal bergantian menangani pasien Virus Corona.
Cheung mengatakan dirinya justru senang mendapat bagian jaga pasien isolasi Virus Corona.
Hal tersebut lantaran dirinya dapat menggunakan pakaian pengaman lengkap.
• Penampakan Pasien Virus Corona di Ruang Isolasi Rumah Sakit di Wuhan, Tak Diperbolehkan Keluar
Berbeda saat menangani pasien biasa, dirinya tidak bisa mengenakan pakaian lengkap untuk menghindari rasa takut pasien.
Kekhawatiran lain yang dirasakan Cheung adalah penggunaan masker yang dijatah.