Breaking News:

Ngaku Didatangi Orang untuk 'Belokkan' Kasus Jiwasraya, Mahfud MD: Enggak Usah Dibuka Sekarang

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap fakta baru soal dugaan korupsi di Jiwasraya.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD 

"Ya ada lah mbak," sahut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Mahfud MD, Jaksa Agung mendapat banyak ancaman setelah mengugkap adanya dugaan kasus korupsi di ASABRI.

"Ya mungkin dari macem-macem lah ancaman," ujar Mahfud MD.

"Ya orang yang takut dari itu, orang yang ingin selamat dari karena melibatkan banyak orang."

SBY Heran Pemerintahannya Dituding Bersalah dalam Kasus Jiwasraya: Kenapa Isunya Dibelokkan?

Lantas, Mahfud MD pun menyinggung nama Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Dan percayalah, justru Erick minta kepada saya agar terus itu (kasus Jiwasraya) diungkap, saya enggak urusan, enggak terlibat urusan begitu," ucapnya.

"Presiden juga begitu, termasuk yang lain-lain seperti ASABRI dan lain-lain."

Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) dan Najwa Shihab (kanan) dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (29/1/2020).
Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) dan Najwa Shihab (kanan) dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (29/1/2020). (YouTube Najwa Shihab)

Lebih lanjut, Mahfud MD justru mengungkap adanya seseorang yang mendatanginya untuk 'membelokkan' dugaan kasus korupsi di Jiwasraya.

"Saya sudah punya angkanya semua," ucapnya.

"Dan ada orang datang, cara membelokkan kasus ini pidana bisa gampang dibelokkan perdata."

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved