Breaking News:

Ada 9 Orang yang Dikarantina di Natuna Kunjungi Posko Kesehatan, Tim Medis: Cuma Gatal dan Kembung

Kemenkes mengatakan, sampai saat ini kondisi 285 yang dikarantina dalam keadaan sehat, termasuk 238 WNI dari Wuhan, China.

Editor: mohamad yoenus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. 

TRIBUNPAPUA.COM - Memasuki hari kedelapan proses observasi atau karantina 285 orang yang terdiri dari 238 WNI dari Wuhan, lima orang tim Kemenlu, 18 orang kru Batik Air serta 24 orang tim penjemput, sampai saat ini dilaporkan dalam keadaan sehat.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Budi Sylvana MARS mengatakan, sampai saat ini kondisi 285 yang dikarantina dalam keadaan sehat, termasuk 238 WNI dari Wuhan, China.

Diakuinya, sebelumnya memang ada sembilan orang yang mengunjungi posko kesehatan yang ada di Ring 1 kawasan observasi, namun hal itu tidak ada kaitannya dengan gejala virus yang sedang ditangani ini.

 

Pengawasan Kesehatan WNI yang Dikarantina di Natuna, Meja Makan Disemprot Disinfektan 3 Kali Sehari

"Mereka hanya konsultasi, sebab ada yang mengalami gatal di lengan dan ada juga yang kembung atau masuk angin. Namun hal itu sudah selesai dan kembali normal," kata Budi melalui video yang dikirimkannya, Minggu (9/2/2020).

Selain itu, belasan dokter spesialis yang diterjunkan untuk menjaga kondisi kesehatan 238 WNI, mulai dari ahli anastesi, penyakit dalam, kebidanan hingga lainnya, juga dalam keadaan sehat.

Selain belasan dokter spesialis, Kemenkes juga telah menyiapkan tujuh orang tim psikologi yang sudah bergabung di Ring 1.

Hal bertujuan untuk memberikan layanan konseling bagi warga yang diobservasi.

"Ketujuh psikiater ini akan tetap tinggal mendampingi sampai dengan dinyatakan selesai masa observasi," jelas dr Budi.

Sebut Observasi WNI dari Wuhan di Natuna Tak Berbahaya, Mahfud MD: Pak Menkes Jaminkan Badannya

Warga tak perlu cemas

Budi berharap agar warga Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Natuna tidak terlalu cemas dengan proses karantina yang saat ini berlangsung di Hanger Lanud Sadjad Ranai.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved