Video Banjir Bubarkan Tamu Resepsi Nikah yang Baru Ijab Qobul, Pengantin Fathkul: Saya Santai Saja

Resepsi pernikahan ‎ ‎Fathkul Faruq dan Hidayah Nur Maulina harus bubar karena datangnya tamu tak diundang.

YouTube TribunJateng
Resepsi pernikahan dibubarkan karena banjir datang tiba-tiba, di Desa Kesambi‎, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (20/2/2020) harus dibubarkan. 

Kepala BPBD Batang, Ulul Azmi mengatakan dari enam titik tersebut ketinggian air berbeda-beda mulai dari 10 sentimeter sampai 40 sentimeter.

"Yang paling parah memang Kalipucang Kulon dengan ketinggian 40 sentimeter, yang lainnya rata-rata 10-20 centimeter," tuturnya kepada Tribun Jateng, Kamis (20/2).

Bahkan, siswa SDN Denasri Kulon 2 Kabupaten Batang, terpaksa diliburkan karena banjir merendam gedung sekolah. Pantauan Tribun Jateng banjir terlihat mencapai ketinggian 30 sentimeter.

Jalan Ambles

Sementara di Banjarnegara, hujan memicu pergerakan tanah di jalan kabupaten, tepatnya di Desa Gumingsir Kecamatan Pagentan Banjarnegara.

Akibatnya, jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Pagentan itu ambles. Jalan yang ambles sepanjang sekitar 50 meter. Tampak kontras pemandangan jalan yang ambles dengan jalan yang masih normal.

"Ambles sedalam sekitar 2 meter. Kendaraan roda dua juga sulit sekali lewat, bahkan sepeda motor ada yang berjatuhan lewat situ,"kata Wanidi, seorang warga.

Di Kabupaten Pati, hujan mengakibatkan banjir di sejumlah ruas jalan utama di wilayah Pati kota, di antaranya Jalan Raya TlogowunguPati, Jalan Raya Pati-Tayu (sekitar Alugoro), Jalan Raya Pati-Juwana, dan Jalan Supriyadi (depan Kantor Kecamatan Pati).

Di sejumlah titik, ketinggian genangan air mencapai 50 sentimeter, hal ini mengakibatkan arus lalu-lintas terhambat.

Kepala BPBD KabupatenPatiMartinus Budi Prasetya mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima, sekira pukul 07.30 pagi tadi, Jalan Tlogowungu-Patitidak bisa dilalui sepeda motor akibat genangan air mencapai 60 sentimeter.

“Penyebabnya, jembatan depan Resmil Tamansari tersumbat. Namun, tidak sampai satu jam setelahnya, jembatan tersebut dibongkar menggunakan alat berat. Mulai pukul 09.00, air berangsur surut,” ungkap dia.

Hujan deras juga membuat talud longsor menimpa Musala Al -Islahul Amin di Perum Griya Indo Permai Rt 2 Rw 15, Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (20/2) sekira pukul 07.15 WIB.

"Warga setempat mendengar suara gemuruh, setelah kami cek sumber suara ternyata talud di samping selatan musala longsor," kata Takmir Musola Topo Raharjo (50).

Selain itu, sebuah rumah di Kampung Kulitan Nomor 305, Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, roboh pada Kamis (20/2) sekira pukul 04.30 WIB.

Rumah roboh tersebut menimpa para penghuninya antara lain, Sugeng (60) dan Tomi Yulianto (24).
Sugeng seketika meninggal dunia di lokasi setelah rumahnya roboh. Sugeng dan anaknya dibawa ke RSI Sultan Agung.

Selama dalam perawatan di RSI, Tomi ternyata ikut dinyatakan meninggal dunia juga saat siang hari.

Dari keterangan warga sekitar, sebenarnya Tomi masih dinyatakan bernafas setelah kejadian tersebut.

Namun dengan luka cukup parah di pinggang dan kaki, Tomi turut dievakuasi bersama ayahnya.(TribunJateng.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pengantin di Kudus Ini Kaget Seusai Ijab Kabul, Tamu Tak Diundang Bubarkan Resepsi Pernikahannya

Penulis: Roifah Dzatu Azmah
Editor: mohamad yoenus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved