Cara Menurunkan Demam dan Mengetahui Tanda Kapan Harus Mengunjungi Dokter

Jika Anda atau seseorang yang Anda rawat menderita demam jangan dianggap remeh. Demam bisa menjadi gejala berbagai macam penyakit.

Cara Menurunkan Demam dan Mengetahui Tanda Kapan Harus Mengunjungi Dokter
buoyhealth.com
ilustrasi demam 

TRIBUNPAPUA.COM - Jika Anda atau seseorang yang Anda rawat menderita demam jangan dianggap remeh.

Demam bisa menjadi gejala berbagai macam penyakit.

 Tips Tak Mudah Mengantuk saat Puasa, Ngobrol dan Berjalan-jalan Termasuk Lho

Kali ini TribunPapua.com akan merangkum langkah menghentikan demam, dikutip dari Heathline.com:

  1. Ukur suhu tubuh Anda dan nilai gejala Anda. Jika suhu Anda mencapai 38° C atau lebih tinggi, Anda mengalami demam.
  2. Tetap di tempat tidur dan istirahat.
  3. Tetap terhidrasi . Minum air putih, es teh, atau jus yang sangat encer untuk mengisi kembali cairan yang hilang melalui keringat. Tetapi jika menjaga cairan tetap sulit, isap dengan es.
  4. Minumlah obat bebas seperti acetaminophen dan ibuprofen untuk mengurangi demam. Catat dosis yang tepat, dan jangan gunakan bersamaan dengan obat penurun demam lainnya. Anda tidak boleh memberikan aspirin kepada bayi atau anak Anda tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Bayi di bawah usia 6 bulan tidak boleh diberikan ibuprofen.
  5. Tetap tenang. Lepaskan lapisan pakaian dan selimut ekstra, kecuali Anda kedinginan.
  6. Mandilah dengan air hangat atau gunakan kompres dingin untuk membuat Anda lebih nyaman. Mandi air dingin, mandi es batu, atau mandi sengan menggosok alkohol bisa berbahaya dan harus dihindari.
  7. Tetapi apa pun angka yang tertulis di termometer, jika Anda memiliki masalah konsultasikan dengan dokter Anda.

 Ini 6 Tips Agar Bibir Tidak Mudah Kering saat Berpuasa Ramadan, Coba untuk Tetap Tampil Segar

Diketahui demam adalah respons tubuh untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. 

Demam juga bisa terjadi akibat terbakar sinar matahari atau karena mendapat imunisasi.

Siapa pun bisa demam, berapapun usianya. 

Orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu cenderung lebih sering menderita demam daripada orang lain.

Cara menilai situasi

Demam tidak satu ukuran untuk semua orang begitu juga dengan gejalanya. 

Tingkat kenyamanan dan gejala Anda secara keseluruhan dapat membantu Anda memutuskan bagaimana cara mengobati demam.

Jika Anda demam, Anda mungkin mengalami gejala-gejala berikut:

  • Merasa lemah atau pusing
  • Kehilangan selera makan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Berkeringat
  • Panas dingin
  • Mual
  • Muntah
  • Ruam
Halaman
1234
Penulis: Roifah Dzatu Azmah
Editor: mohamad yoenus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved