Kamis, 14 Mei 2026

Heran Media Asing Ragukan Indonesia soal Tes Virus Corona, Tim Riset: Kenapa Mengharapkan Muncul?

Professor C.A Nidom angkat suara soal beberapa media internasional yang memberitakan mengapa Indonesia justru belum melaporkan satu pun kasus Corona.

Tayang:
YouTube KompasTV
Tim Riset Uji Coba Infeksi Virus Corona, Professor C.A Nidom angkat suara soal beberapa Media Internasional yang memberitakan engapa Indonesia justru belum melaporkan satu pun kasus positif Virus Corona. 

Namun dengan perkembangan teknologi dan informasi, maka masyarakat tidak akan begitu saja percaya.

"Zaman dulu bisa. Zaman rezim otoriter rakyat itu informasinya hierarki, orang pasti tau dari Bupati, Gubernur, sekarang enggak, sekarang orang punya internet."

"Jokowi bilang aman, rakyatnya googling oh kata Harvard University 'Oh tidak mungkin secara statistik Indonesia tidak ada yang kena Corona Virus," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Syahganda juga turut menyinggung Menteri Kesehatan, dr. Agus Terawan.

"Rakyat lebih percaya Harvard University daripada Jokowi dan menterinya yang pernah dipecat IDI (Ikatan Dokter Indonesia) itu kan, si Terawan itu," sindir Syahganda.

Mendengar itu, Pengamat Politik yang juga hadir Rocky Gerung kedapatan tertawa tertahan.

Lalu, Syahganda merasa bingung dengan pemerintah yang justru mendorong investasi.

Padahal, menurutnya hampir semua negara fokus untuk mengatasi dan mencegah penyebaran Virus Corona.

"Kemudian yang kedua mau menjawab soal seperti tadi investasi."

"Seluruh dunia tidak bicara tentang investasi, seluruh dunia kini sedang berbicara bagaimana dia mengisolasi diri," kritiknya.

Lalu, ia membandingkan kebijakan Arab Saudi dan Indonesia terkait Virus Corona.

Syahganda merasa pemerintah Indonesia 'cukup gila' lantaran tetap mendorong pariwisata.

Pengamat Politik Syahganda Nainggolan dalam saluran YouTube realita TV, Sabtu (29/2/2020).
Pengamat Politik Syahganda Nainggolan dalam saluran YouTube realita TV, Sabtu (29/2/2020). (YouTube realita TV)

WN Selandia Baru Positif Corona Sempat Transit di Pulau Dewata, Ini Tanggapan Dinkes Bali

Sedangkan, Arab Saudi berusaha mengamankan negaranya hingga menghentikan sementara ibadah umroh.

"Baik Arab Saudi misalkan, tujuh juta yang dihentikan orang umroh dikalikan 2,5 juta harga visa itu berapa triliun itu sudah 15 triliun dia buang uang demi mengamankan Arab Saudi jangan sampai kena Virus Corona."

"Kita kan enggak, wah buzzer harus membuat orang supaya datang ke Bali lebih banyak, wisata jangan sampai jatuh kan ini kan kebijakan yang sinting," jelas Syahganda.

Lihat videonya mulai menit ke-5:10:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Media Internasional Khawatir Indonesia Belum Ada Virus Corona, Ahli Covid-19: Kenapa Harus Muncul?

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved