Soal Penanganan Banjir di Jakarta, DPRD DKI Akan Hadirkan Ahok

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan memanggil mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

TRIBUNJATIM.COM
Mengenai adanya kelompok yang tidak ingin Ahok menjadi pemimpin perusahaan BUMN, Buya Syafii mengimbau untuk jangan mendengar penolakan kelompok itu. 

TRIBUNPAPUA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan memanggil mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Ahok bakal dihadirkan di Gedung DPRD DKI Jakarta untuk dimintai keterangan terkait banjir yang belakangan ini beberapa kali melanda Jakarta.

Kehadiran Ahok itu seiring dengan pembentukan panitia khusus (pansus) banjir Jakarta yang sebentar lagi terbentuk.

Ali Ngabalin Beri Pujian Khusus untuk Satu di antara 4 Calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Bukan Ahok

Pembentukan pansus banjir Jakarta ini sebagai respon dan upaya menangani banjir yang ke depannya boleh jadi akan kembali terjadi berulang-ulang.

Untuk itulah, pihak DPRD DKI Jakarta, selain memanggil Ahok, juga akan mengundang berbagai pihak lainnya yang dianggap bisa membantu penanganan banjir.

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, kepada awak media mengungkapkan bahwa pansus dibentuk itu karena banjir terjadi berkali-kali sejak awal tahun ini.

Karena itulah, DPRD DKI Jakarta akan memanggil pihak-pihak yang dianggap bisa membantu penanganan bencana.

Salah satu pihak yang akan dipanggil itu tak lain adalah Ahok yang kini menjabat Komisaris Utama di PT Pertamina (Pesero) di Jakarta.

"Iya (akan memanggil Ahok). Semua akan kita panggil," ujar Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Pria yang akrab disapa Pras ini menyampaikan bahwa di masa pemerintahan saat ini banjir kerap terjadi lantaran saluran air yang kerap tersumbat.

Bahkan pintu air tidak optimal dan alat-alat alkali yag tidak siap.

Beberkan Alasan Ahok Cs Mau Jadi Anak Buahnya, Erick Thohir Singgung Potensi Perubahan di BUMN

Pansus banjir Jakarta ini nantinya akan fokus terlebih dahulu terhadap upaya menyelesaikan hambatan-hambatan menangani banjir.

"Indikasi-indikasinya saya sudah dapat, seperti masalah got mampet, pintu air masalah, alat alkali tidak siap, beli banyak-banyak nggak dirawat," tutur Pras kepada wartawan di Jakarta.

Kader dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta ini melanjutkan, pihak DPRD DKI Jakarta pun pasti akan memanggil Dinas Sumber Daya Air (SDA) selaku satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bertanggung jawab dalam pengendalian banjir.

Menurut Prasetio, pansus dibentuk untuk mencari solusi penanganan banjir. Walaupun banjir di Jakarta sangat sulit dihilangkan.

"Iya cari solusi bareng-bareng. Kalau masalah banjir, Jakarta pasti nggak mungkin nggak banjir, pasti ada banjir, tapi kan bisa diminimalisir," katanya. 

(KompasTV/ Deni Muliya)

Artikel ini telah tayang di Kompas TV dengan judul "Tangani Banjir Jakarta, DPRD DKI Akan Hadirkan Ahok".

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved