Peta Sebaran Virus Corona di DKI, Anies: Jakarta Tidak Lakukan Lockdown

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan peta sebaran Virus Corona di wilayahnya kepada publik.

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup seluruh destinasi wisata yang dikelola Pemprov selama dua pekan ke depan.

Hal ini dilakukan Anies setelah pemerintah pusat mengumumkan pasien positif terinfeksi Virus Corona bertambah menjadi 69 orang.

Tak sampai di situ, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga membeberkan peta sebaran Virus Corona di wilayahnya kepada publik.

Dari data yang ditunjukan Anies, terungkap bahwa kasus Corona, baik itu positif atau pasien dalam pemantauan (PDP) ditemukan hampir di seluruh kecamatan di Jakarta.

Namun, Anies meminta warganya tak panik dan menyebut Jakarta tak akan diisolasi seperti yang terjadi di beberapa kota dan negara di dunia.

Kontak dengan Pasien Positif Corona, Puluhan Tenaga Medis di Solo Dikarantina Mandiri

 

"Tenang, Jakarta tidak melakukan lockdown," ucapnya, Jumat (13/3/2020) petang.

Meski tak akan diisolasi, Anies meminta warga Jakarta untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan dan menghindari pusat-pusat keramaian.

Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah tidak semakin meluasnya penularan virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Prioritaskan kegiatan di rumah dan lingkungan sekitar, kurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai dan sebisa mungkin membatasi interaksi dengan kerumunan," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Agar tak menimbulkan kekacauan, mantan Rektor Univeritas Paramadina ini juga meminta masyarakat untuk tak menimbun bahan kebutuhan pokok.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved