Rabu, 20 Mei 2026

Virus Corona

Sebut Data Kasus Corona Akurat tapi Kemampuan Testing Terbatas, Anies: Tak Perlu Kajian-Kajian Kok

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung soal jumlah kasus positif Virus Corona yang telah dikonfirmasi oleh pemerintah.

Tayang:
Editor: mohamad yoenus
(YouTube Najwa Shihab)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung soal jumlah kasus positif Virus Corona yang telah dikonfirmasi oleh pemerintah.

Dilansir TribunWow.com, Anies Baswedan menyatakan jumlah korban yang disampaikan adalah cerminan kemampuan melakukan tes Virus Corona.

Menurut dia, jumlah alat yang terbatas memunculkan hasil yang rendah pula.

Hal itu disampaikan Anies Baswedan melalui tayangan Mata Najwa, Rabu (8/4/2020).

"Soal ini itu kita enggak perlu kajian-kajian kok, udah tinggal lihat data seluruh dunia, virusnya sama, manusianya sama, cara penyebarannya sama," kata Anies.

Anies menyampaikan, tak hanya Jakarta, semua daerah kini tengah berperang melawan wabah Virus Corona.

Karena itu, ia meminta semua pihak tak saling menyalahkan soal penyebaran virus yang makin meluas.

Singgung soal Kekacauan, Anies Baswedan Beberkan Alasan Mengapa PSBB DKI Diterapkan pada 10 April

"Jadi mau kajian apa lagi? Dan ini bukan dimulai dari Jakarta, bukan dimulai dari Bogor," jelas Anies.

"Ini adalah virus yang datangnya dari luar dan sekarang kita menghadapai konsekuensi, ya sudah kita kerjakan yang bisa kita lakukan sambil melihat pengalaman dari berbagai tempat."

Lantas, Anies menyatakan pengalaman negara lain menghadapi wabah Virus Corona dapat dijadikan sebagai rujukan.

Karenanya, ia yakin betul Indonesia bakal bisa melewati dan memerangi virus yang berasal dari Wuhan, China itu.

"Kalau itu kita kerjakan, kita punya rujukan negara lain yang sudah mengalami lebih awal," ucapnya.

"InsyaAllah kita bisa kendalikan, saya yakin insyaAllah bisa."

Meskipun begitu, Anies menilai semua usaha pemerintah akan sia-sia jika seluruh masyarakat Indonesia tak turut serta melawan Virus Corona.

"Tapi membutuhkan kerja sama semua, tidak bisa sendirian," ujarnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved