Kamis, 21 Mei 2026

Virus Corona

Sebut Data Kasus Corona Akurat tapi Kemampuan Testing Terbatas, Anies: Tak Perlu Kajian-Kajian Kok

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung soal jumlah kasus positif Virus Corona yang telah dikonfirmasi oleh pemerintah.

Tayang:
Editor: mohamad yoenus
(YouTube Najwa Shihab)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (18/3/2020). 

"Dan seluruh masyarakat terlibat sampai level keluarga, RT, RW semua terlibat, itu juga yang sedang kita kerjakan di Jakarta."

Lebih lanjut, Anies menyinggung soal total korban Virus Corona yang secara rutin disampaikan oleh pemerintah.

Menurutnya, alat tes yang terbatas menyebabkan data jumlah korban yang disampaikan pemerintah menjadi rendah.

Update Virus Corona di Papua: Bertambah, Kasus Positif Covid-19 Capai 48

"Data kita akurat, hanya kemampuan melakukan testing masih terbatas," ungkapnya.

"Jadi ketika kita bisa mengatakan angka konfirm positif itu berapa, itu mencerminkan bukan banyaknya masalah. Tapi kemampuan mengetes kita."

"Saya beri ilustrasi saja, kalau kita punya alat hanya bisa mengetes 100 sampel maka ya berapapun kasus di luar, nanti yang keluar 100 sampel," tukasnya.

Simak video berikut ini menit ke-10.17:

 

Anies Baswedan Izinkan Ojek Beroperasi

Di sisi lain, sebelumnya  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan ojek masih diperbolehkan beroperasi saat PSBB.

Anies Baswedan bahkan akan mengusahakan ojek diperbolehkan mengangkut orang dan barang selama PSBB.

Meskipun, dalam Peraturan Menteri Kesehatan, ojek hanya diperbolehkan mengangkut barang selama PSBB berlangsung.

Melalui tayangan YouTube Kompas TV, Rabu (8/4/2020), Anies Baswedan mengaku tengah mendiskusikan hal tersebut bersama Kementerian Kesehatan.

"Sesungguhnya peraturan gubernur sudah siap tapi ada satu isu yang kita harus selesaikan bersama dengan Kementerian Kesehatan. Terkait dengan ojek," jelas Anies.

"Jadi dalam peraturan Menteri Kesehatan, ojek itu boleh mengangkut, mengantarkan barang tetapi tidak boleh mengantarkan orang."

Tak hanya dengan Menkes, Anies bahkan mengaku juga tengah berdiskusi dengan pengelola agar ojek diizinkan beroperasi, termasuk mengangkut orang dan barang.

Meskipun begitu, ia tetap mengimbau para ojek untuk tetap menjaga jarak dagar terhindar dari penularan Virus Corona.

Bayi Terpapar Corona setelah Ayahnya Pulang dari Swalayan: Satu Perjalanan Bisa Membawa Risiko

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved